Setahun Jualan Satwa Dilindungi

Oleh: Harris Suprapto

Politik  MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 , 10:31:00 WIB

Setahun Jualan Satwa Dilindungi
RMOLSumsel. Setelah satu tahun memperdagangkan satwa langka dilindungi melalui media sosial (medsos), Dedy Mizwar (29) akhirnya terhenti setelah dibekuk anggota Subdit II Dit Intelkam Polda Sumsel.

Warga Dusun II, Desa Tanjung Agas, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir ini dibekuk karena kedapatan menjual dua ekor kucing hutan (Felis Bengalensis) kepada petugas yang menyamar sebagai pembeli.

Pelaku dibekuk saat bertemu dengan aparat di Loket Bus Limbersa, Jalan Parameswara, Kecamatan IB I Palembang, pada Kamis (15/8) malam. Setelah sebelumnya antara pelaku dan petugas yang menyamar bernegosiasi melalui pesan Facebook.

Tersangka Dedy mengaku bahwa dirinya sudah setahun terakhir menjalani bisnis jual beli satwa langka tersebut. Selain kucing hutan ia juga menjual belikan musang pandan, berang-berang dan offset kepala rusa.

"Jual belinya lewat grup Facebook dan whatsapp. Hewan itu saya beli dari orang hasil tangkapan di hutan dan kebun tempat mereka tinggal dengan kisaran harga Rp150.000 sampai Rp500.000," ujarnya.

Dedy memilih menjalani bisnis ilegal tersebut karena tergiur keuntungan cukup tinggi, terlebih selama ini ia masih merasa aman karena tak pernah tersentuhan masalah hukum ataupun pemerintah.

Sementara itu Kasubdit II Dit Intelkam Polda Sumsel AKBP Drs BR Sagala MH mengatakan penangkapan dilakukan setelah anggota mendapat informasi bahwa pelaku kerap memperdagangkan satwa langka dilindungi melalui media sosial.

Kemudian anggota mulai menelusuri dengan berkirim pesan dengan pelaku melalui Facebook, hingga akhirnya antara pelaku dengan petugas yang menyamar menemukan kesepakatan harga.

"Melalui akun Facebook pelaku itulah anggota melakukan direct message (DM) memesan dua ekor kucing hutan seharga Rp500 ribu per ekor dan disepakati bertemu di Loket Limbersa Jalan Parameswara," ujar AKBP Sagala.

Setelah anggota memastikan bahwa pelaku membawa kucing hutan dan dianggap melanggar Undang-undang tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, petugas langsung mengamankan pelaku. Guna penyelidikan lebih lanjut, Sagala melanjutkan, pelaku dan barang bukti diserahkan ke Ditreskrimsus Polda Sumsel. [sri]








Komentar Pembaca
Fahri Menduga-duga Alasan Presiden Setujui Revisi
Terbukti Revisi Perkuat KPK, Menkumham Lega..
Revisi UU KPK Disahkan!

Revisi UU KPK Disahkan!

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

KPK Garap Anak Buah Mendag

KPK Garap Anak Buah Mendag

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

Karhutla, Visi SDM Unggul Jokowi Cuma Mimpi
RUU KPK Tinggal Disahkan di Paripurna

RUU KPK Tinggal Disahkan di Paripurna

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00