Karena Sejarah, Fahri Tak Ingin Ibukota Pindah

Politik  SABTU, 17 AGUSTUS 2019 , 17:25:00 WIB

Karena Sejarah, Fahri Tak Ingin Ibukota Pindah
RMOLSumsel. Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah termasuk orang yang menentang rencana kepindahan Ibukota RI dari Jakarta ke Kalimantan. Ia bahkan menyebut rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut sangat berbahaya.

Kenapa berbahaya? Menurut Fahri, Jakarta bukan hanya sekadar ibukota, melainkan banyak sejarah yang terkandung di dalamnya.

"Saya sudah baca kajiannya, enggak terlalu dalam kajiannya. Terutama posisi Jakarta, susah. Meninggalkan gedung (DPR) ini susah, gedung ini terlalu kuat sejarahnya. Istana terlalu kuat sejarahnya. Jadi kita pindah ke tempat yang baru, Indonesia tanpa jejak, itu berbahaya," kata Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta seperti dikutip dari JPNN, Sabtu (17/8).

Menurut Fahri, tidak ada gunanya memindahkan Ibu Kota Negara pada saat ini. Apalagi, kata Fahri, Jokowi mengusung industri 4.0 yang serba berbasis digital.

"Sekarang ini ruang dan waktu sudah enggak ada gunanya karena semua bisa digunakan secara digital. Jadi saya kira sekarang ini, ya, lebih penting kita memperkuat pembentukan daerah otonomi baru sebagai syarat lahirnya daerah-daerah yang lebih kuat," kata Fahri.

Oleh karena itu, Fahri menyarankan sebaiknya rencana pemindahan Ibu Kota Negara dibatalkan. Seandai hal itu keinginan keras Jokowi, maka pemindahan baiknya dilakukan di pesisir Jakarta.

"Ini kan abad 21. Ruang dan waktu sudah mati, semua sudah digital. Kok kita bicara space lagi? Pakai space di pesisir Jakarta itu saja lebih bagus. Lebih dekat kok. Tidak membuat confuse kami sebagai bangsa Indonesia," jelas Fahri. [ida]

Komentar Pembaca
Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00

RI 7 Dan Walikota Milenial

RI 7 Dan Walikota Milenial

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 21:42:00