KEK TAA Diseriusi Pemprov

Wagub Sumsel Hadiri Sidang Dewan Nasional KEK TAA

PEMPROV SUMSEL  KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 , 20:59:00 WIB

KEK TAA Diseriusi Pemprov

Mawardi Yahya/Humas Pemprov Sumsel

RMOLSumsel. Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H Mawardi Yahya menghadiri Sidang Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api - Api (KEK TAA) yang  diselenggarakan di ruang rapat Mahakam gedung Ali Wardhana Menteri Koordinator Perekonomian RI, Kamis (15/8).

Sidang Dewan Nasional KEK TAA ini dihadiri langsung Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian  RI, Darmin Nasution dalam rangka evaluasi progres KEK TAA.

"TAA sudah 10 tahun tidak ada kelanjutan, Menko Perekonomian beserta saya Wakil Gubernur Sumsel dan Bupati Banyuasin sudah sepakat  masalah ini ditindaklanjuti dengan segera. Karena itu Saya berterimakasih bahwa tadi PT Tri Patria Group sudah menyampaikan progres dan keseriusannya  dalam proses KEK TAA,” ujar Mawardi.

Berdasarkan Risalah Rapat Koordinasi Perkembangan KEK Tanjung Api-Api Nomor R-15/SES.DNKEK/12/2018 tanggal 27 Desember 2018  diputuskan Gubemur Sumsel mengajukan secara resmi usulan dengan mengintegrasikan lahan KEK Tanjung Api-Api seluas 67 hektar dengan Kawasan Otorita Patria Sriwijaya.

Dimana jangka waktu yang diberikan hingga April 2019 untuk menyampaikan usulan perubahan Wilayah KEK Tanjung Api-Api dilengkapi dokumen pesyaratan usulannya kepada Dewan Nasional KEK.  Untuk itu dibutuhkan percepatan perubahan peraturan daerah tentang RT/RW Kabupaten Banyuasin.

Dalam rapat ini diulas kronologi dan perkembangan KEK TAA yang berlokasi di Kabupaten Banyuasin. Dimana  KEK TAA  ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor  51T 2014 tanggal 30 Juni 2014 dengan kegiatan utama industri pengolahan karet, industri kelapa sawit, industri petrokimia, energi dan logistik seluas 2.030 Ha.

Untuk diketahui  dimana sebelumnya berdasarkan ketentuan Pasal 12 Undang-undang Nomor 39 tahun 2009 tentang KEK TAA harus siap beroperasi pada 30 Juni 2017. Namun dari hasil evaluasi dinyatakan belum siap beroperasi. Selanjutnya Dewan Nasional KEK memberikan perpanjangan waktu 1 (satu) tahun hingga 1 Juli 2018 melalui surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian No. S-217/M.EKON/08/2017 tentang Evaluasi atas Pembangunan dan Kesiapan Beroperasi KEK Tanjung Api-api tanggal 31 Agustus 2017.
 
Berdasarkan evaluasi lanjutan KEK Tanjung Api-api belum siap beroperasi sehingga melalui surat Gubemur Sumatera Selatan Nomor : 640/1251/IV.SKG-Keu/2018 tanggal 8 Juni 2018 Perihal penyelesaian kesiapan beroperasi Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-api, disampaikan tentang penyelesaian kesiapan beroperasi KEK Tanjung Api-api hingga akhir Oktober 2018. [sri/rel]
 

Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00