Hakim Kesal Jaksa Tak Siap Tuntutan

Oleh: Harris Suprapto

Kriminal  RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 20:59:00 WIB

Hakim Kesal Jaksa Tak Siap Tuntutan

rmolsumsel

RMOLSumsel.Tercatat sudah empat kali jaksa minta penundaan sidang dengan agenda pembacaan tuntutan atas perkara pangan dengan terdakwa Toni Chandra dan Yuliana.

Hal itu membuat majelis hakim yang diketuai Yohanes Panji dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang kesal dan mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Fajar Dian Prawitama untuk menyiapkan materi tuntutan.

Sementara itu berdasarkan jadwal sidang yang tertera di website Pengadilan Negeri Palembang, hari ini Rabu (14/8) sidang dijadwalkan dengan pembacaan tuntutan dari jaksa.

Penundaan pertama diminta jaksa pada 10 Juli, kemudian pada 17 Juli, 7 Agustus dan masih dengan alasan yang sama pada hari ini jaksa minta penundaan karena tuntutan belum siap.

Sedangkan seperti yang dijadwalkan pada 31 Juli, persidangan tidak dapat digelar lantaran ketua majelis hakim mendapat musibah ada keluarganya yang meninggal.

Pantauan di lapangan, setelah jaksa menyatakan tuntutan belum siap, majelis hakim langsung menutup persidangan dan kedua terdakwa yang tak ditahan terlihat langsung membubarkan diri.

Berdasarkan surat dakwaan jaksa disebutkan, terdakwa Toni Chandra dan Yuliana dijerat Pasal 136 huruf b Jo Pasal 75 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kejadian berawal saat tim gabungan dari BBPOM Palembang, Ditreskrimum Polda Sumsel dan Sat Pol PP Kota Palembang mendatangi tempat usaha tahun Abi milik terdakwa Yuliana di Jalan Puding, Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan IT I Kota Palembang, pada 5 Juli 2018.

Petugas melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel tahu untuk diuji yaitu tahu dalam rendaman air di mobil pickup BG 9214 ME yang siap dijual/diedarkan ke Pasar Jakabaring dan tahu putih dalam rendaman air yang diletakkan di belakang mobil.

Hasil tes yang dilakukan, tahu yang diproduksi terdakwa positif mengandung formalin, tidak lama kemudian datang pengelola tahu ABI yaitu terdakwa Toni Chandra meminta kembali untuk uji tahu dengan tes kit formalin.

Lalu pemeriksaan dilakukan terhadap tahu bungkus dan tahu petak dari dalam ember, hasinya tahu petak dalam rendaman air, tahu bungkus dalam rendaman air milik usaha tahu ABI setelah ditambah dengan larutan tes kit dari tak berwarna menjadi warna ungu (positif mengandung formalin).[sri]
 

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00