Tiga Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap

Laporan : Haris Suprapto

Kriminal  SELASA, 13 AGUSTUS 2019 , 21:59:00 WIB

Tiga Pelaku Pembakaran Lahan Ditangkap

ILUSTRASI

RMOLSumsel.Tiga orang terduga pelaku pembakaran lahan dari dua kabupaten yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditangkap jajaran Kepolisian Daerah Sumsel.

Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Djihartono mengatakan, penangkapan terhadap dua orang atas kebakaran dua hektar lahan yang terjadi di Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI dilakukan pada hari ini, Selasa (13/8).

 

Namun karena penyidik Polres OKI masih melakukan pemeriksaan terhadap keduanya, saat usai mengikuti rapat Satgas Karhutla di Kantor BPBD Sumsel, Djihartono menyebut, pihaknya belum mendapatkan laporan secara rinci.

 

Identitasnya belum dilaporkan karena masih diperiksa, belum ditetapkan sebagai tersangka. Yang pasti kedua orang tersebut tertangkap tangan di lokasi karhutla dengan sejumlah barang bukti,” ucapnya.

 

Sementara itu untuk kasus di wilayah Kabupaten Muba, dirinya menyebut, pelaku berinisial AM dan berdasarkan hasil penyelidikan telah ditetapkan sebagai tersangka. AM ditangkap atas kejadian karhutla 2 hektar lahan di Jalan Sekayu-Pendopo, Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba pada 25 Juli lalu.

 

Disamping itu Karo Ops menambahkan, pihaknya masih menyelidiki kasus karhutla yang terjadi di kabupaten lain, termasuk yang terbesar di Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir yang menghanguskan 139 hektar lahan gambut.

 

Dalam penyelidikan perkara karhutla, pihaknya harus hati-hati karena pasal yang dikenakan bisa berlapis, terutama bila yang terlibat dalam karhutla adalah pihak perusahaan alih-alih perorangan.

 

Untuk modus dan motif masih didalami. Tiga orang yang ditangkap ini perorangan, bukan perusahaan. Untuk TKP lainnya masih diselidiki, kita pasang police line, dipatok steril siapapun tidak boleh masuk ke lokasi meskipun pemiliknya,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Komandan Satgas Karhutla Sumsel Kolonel Arhanud Sonny Septiono mengatakan, penegakan hukum dalam kasus karhutla tidak bisa dilakukan parsial. Meskipun penyelidikan awal dilakukan di Polres masing-masing daerah yang terbakar, penangannya dikomandoi langsung oleh Polda Sumsel. Perlu dukungan antarinstansi agar penyelidikan bisa berjalan lancar.

 

Karhutla ini 99 persen karena ulah manusia. Meski begitu, di lapangan penyelidikan harus dilakukan dengan teliti, tidak boleh kita langsung menghakimi. Kita cari pemilik lahan dan mencari tahu apakah ada keterlibatan pemilik lahan langsung apa tidak,” katanya. [irm]


Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00