Pilih Menteri, Jokowi Harus Gandeng KPK

Hukum  SELASA, 13 AGUSTUS 2019 , 18:18:00 WIB

Pilih Menteri, Jokowi Harus Gandeng KPK
RMOLSumsel. Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) harus secepatnya menyerahkan nama-nama potensial jadi menterinya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan demikian, KPK dapat segera menyelidik yang bersangkutan terindikasi korupsi atau bersih.

Di satu sisi, Jokowi harus menyerahkan nama-nama menterinya saat ini kepada KPK untuk didalami. Jika kemudian ditemukan menteri yang berpotensi dicokok KPK, maka harus diberi tanda agar Jokowi tahu.

Artinya membantu presiden untuk segera membenahi orang-orang di kementerian supaya mendapat sosok yang lebih bersih atau lebih baik dalam kinerjanya,” ujar Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad seperti dilansir Kantor Berita RMOL, Selasa (13/8).

Menurutnya, Jokowi perlu melakukan itu. Apalagi, kini banyak menteri yang sering disebut dalam kasus yang ditangani KPK.

Seperti Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang dikaitkan dalam kasus suap KONI, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam kasus suap jual beli jabatan di Kemenag, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam kasus suap impor pangan.

Dengan menyerahkan nama-nama menteri ke KPK, maka Jokowi bisa memilih pendamping yang bersih dan tidak mencederai kredibilitasnya.

Paling tidak membuktikan terlibat atau tidak menteri-menteri yang selama ini di sinyalir terkena kasus korupsi," jelasnya.[ida]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00