Dengan Modus Baru..500 Kg Ganja Diselundupkan

Kriminal  SELASA, 13 AGUSTUS 2019 , 15:11:00 WIB

Dengan Modus Baru..500 Kg Ganja Diselundupkan
RMOLSumsel. Menggunakan modus baru, para pemain narkoba menyelundupkan 500 kg ganja kering. Beruntunglah Badan Narkotika Nasional (BNN) sukses menggagalkan pengiriman 500 kg narkotika jenis ganja itu di Terminal 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara tadi malam, Senin (12/8).

Penangkapan ini merupakan pengembangan dari penangkapan sebelumnya yakni di Kramat Jati, dimana ganja tersebut disembunyikan di dalam tabung kompresor.

Penangkapan kali ini, BNN menemukan ganja yang disembunyikan di bawah lantai minibus ekspedisi yang dimodifikasi untuk mengelabui petugas.

"Di bawah atau di dasar mobil itu dibuat kompartemen yang dilapis dengan baja kemudian dilas. Di dalamnya diisi ganja, maksudnya untuk mengelabuhi petugas jika dilakukan pemeriksaan. Ini kamuflase para sindikat agar aman," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari seperti diberitakan Kantor Berita RMOL, Selasa (13/8).

Dalam penggerebekan ini, empat orang pelaku ditangkap. Seorang berperan sebagai supir dan menjemput barang haram tersebut. Seorang lainnya ditangkap di Banten sebagai pengendali dan dua tersangka lainnya ditangkap di Aceh sebagai pengirim barang.

Arman mengaku belum bisa merinci identitas keempat tersangka. Sedangkan dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku sudah tiga kali melakukan penyelundupan dengan jumlah ganja yang bervariasi.

"Dan ini yang paling besar jumlahnya serta barang semua dari Aceh," kata dia.

Arman menambahkan, modus yang dilakukan tersangka dikategorikan sebagai modus yang baru. Biasanya penyelundupan ganja paling banyak menggunakan jalur darat, menggunakan truk, kendaraan pribadi maupun melalui kargo. Sementara baru sekali ini BNN mengungkap modus tabung kompresor.

Arman meneruskan, meski ganja berasal dari Aceh, namun dalam kasus ini ganja ternyata dikirim lewat Pulau Bangka sebelum diedarkan ke Jawa. .

"Ini adalah kelanjutan operasi kita yang kita laksanakan pada hari Kamis yang lalu. Beruntung hasil mengintai selama satu bulan tidak sia-sia ini," katanya.

Sebelumnya, BNN membongkar penyelundupan narkoba jenis ganja sebanyak 200 kilogram di sekitar SDN Kramat Jati 02 Pagi, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis (8/8). Barang haram tersebut disembunyikan dalam mesin kompresor, peti besi dan sejumlah tabung karbit berukuran besar yang telah dilas agar tak terendus polisi.

Pelaku menyembunyikannya di sebuah bangunan yang dibuat seolah-olah bengkel. Total ada 11 peti dan mesin kompresor berisi ratusan narkoba. Kemudian, sebanyak 4 orang kurir diamankan.

Akibatnya, petugas meminta bantuan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamat Jakarta Timur untuk membongkar tabung besi yang didalamnya terdapat narkotika jenis ganja.[ida]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00