Berkas Tersangka Kasus MOS Dikembalikan ke Penyidik

Oleh: Harris Suprapto

Kriminal  SENIN, 12 AGUSTUS 2019 , 16:15:00 WIB

RMOLSumsel.Penyidik Satreskrim Polresta Palembang telah melimpahkan berkas Obby Frisman Arkataku (24), tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Delwyn Berli Juliandro, siswa SMA Taruna Indonesia saat mengikuti kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) beberapa waktu lalu.

 

Namun sejauh ini berkas masih diteliti tim jaksa dari Kejaksaan Negeri Palembang dan telah dikembalikan ke penyidik (P19) Satreskrim Polresta Palembang karena masih dinyatakan belum lengkap.

 

Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Palembang Yuliati Ningsih membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima berkas tersangka Obby, namun saat ini telah dikembalikan kepada penyidik untuk dilengkapi.

 

"Saat ini masih proses melengkapi berkas (P18) oleh penyidik, karena masih ada yang kurang. Setelah berkas kita nyatakan lengkap baru nanti dilakukan tahap dua, pelimpahan berkas, tersangka dan barang bukti," kata Ningsih, Senin (12/8).

 

Sebelumnya setelah Pengadilan Negeri Palembang menolak permohonan praperadilan dari pihak tersangka, Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah mengatakan bahwa penyidik Satreskrim sudah melimpahkan berkas perkara tersebut ke kejaksaan.

 

"Sekarang masih diteliti berkasnya, apakah lengkap atau belum. Kalau belum nanti akan kita lengkapi lagi. Semoga dalam waktu dekat bisa segera masuk tahap persidangan," ujar Didi, beberapa waktu lalu.

 

Selain melakukan penyelidikan perkara yang menewaskan korban Delwyn, sejauh ini penyidik juga masih melakukan pendalaman terhadap tersangka AS (16) siswa kelas 12 SMA Taruna Indonesia yang berperan sebagai komandan peleton 2 saat Masa Orientasi Siswa (MOS) SMA Taruna Indonesia Palembang.

 

AS yang tak menjalani penahanan karena dianggap kooperatif selama penyelidikan dan masih di bawah umur ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menjadi penyebab terkait kematian korban Wiko Jeriando, anggota peleton 2 saat mengikuti MOS.

 

"Tersangka AS tidak kita tahan, hanya wajib lapor karena masih pelajar dan di bawah umur. Tersangka pun kooperatif sehingga penyidik mempertimbangkan memperlakukan tersangka lebih kooperatif dan memenuhi haknya. Sekarang penyidik sedang melengkapi berkas untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan," tuturnya.[sri]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00