Rupanya..Amerika dan Eropa Adopsi Konsep Wakaf

Ragam  MINGGU, 11 AGUSTUS 2019 , 13:47:00 WIB

Rupanya..Amerika dan Eropa Adopsi Konsep Wakaf
RMOLSumsel. Pernah dengar istilah Endowment Fund (Dana Abadi)? Lembaga itu ada di Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa. Ternyata Endowent Fund mirip dengan Wakaf dalam Islam.

Demikian dikemukakan Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA, dalam kutbah Idul Adha di Lapangan Komplek Perkantoran Bank Indonesia Jakarta seperti diberitakan Kantor Berita RMOL, Minggu (11/8).

Nuh mengatakan, negara-negara barat melakukan wakaf yang menggunakan istilah dana abadi ini dengan mengabaikan nilai transendentalnya, sebagai ciri khas faham sekunder.

Lanjut dia, kekuatan dana abadi yang luar biasa ini telah menciptakan beberapa perguruan tinggi di negara barat menjadi terkenal dan berkualitas.

"Sebut saja Harvard University yang memiliki dana abadi sebanyak 38,8 juta dolar AS, Stanford University 26,5 juta dolar AS, MIT dengan angka 16,4 juta dolar AS, dan Oxford University senilai 6,1 juta poundsterling," ungkap Nuh.

Di Indonesia, wakaf telah dilakukan oleh Habib Bugak, warga Aceh pada era 1800-an. Wakafnya berupa rumah Aceh (Baitul Asyi) di dekat Masjidil Haram yang hingga kini masih tetap produktif dalam bentuk bangunan hotel, seperti Ramada Ajyad, Elaf Massyair, dan Azizah Hotel di Mekkah.

Pada tahun ini, sesuai dengan akad wakaf, hasil pengelolaan aset yang mencapai Rp 22 miliar telah diserahkan ke warga Aceh yang sedang berhaji sebagai penerima manfaat.

"Bisa dibayangkan, 200-an tahun yang lalu, manfaatnya terus bisa dirasakan hingga yaumil akhir. Betapa bahagianya di alam kubur, karena terus mendapatkan parsel pahala kebaikan," jelasnya.

Oleh karenanya, kata Nuh, budaya wakaf harus dibangkitkan kembali. Bukan saja hanya untuk pengembangan sektor pendidikan, tetapi juga untuk mengatasi berbagai persoalan seperti kemiskinan, ketidaktahuan, keterbelakangan peradaban, dan kemartabatan.

Untuk diketahui, untuk menyiapkan tenaga profesional dalam mengelola aset wakaf (nadzir), Bank Indonesia telah bekerja sama dengan Universitas Darussalam Gontor dengan mendirikan Internasional Centre do Awqaf Studies (ICAST) pada 2012 lalu.

Dengan hadirnya ICAST, penyiapan nadzir dilakukan secata sistemik dan terstuktur. Sehingga kompetensinya bisa dipertanggung jawabkan. [ida]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00