Tudingan terhadap Jenderal Polisi, Pansel Minta Dibuktikan

Investigasi  KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 11:40:00 WIB

Tudingan terhadap Jenderal Polisi, Pansel Minta Dibuktikan
RMOLSumsel. Masukan dari masyarakat terhadap para peserta Seleksi Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cukup banyak, tapi sebagian  besar tak didukung fakta dan bukti-bukti.

Demikian terungkap dari pernyataan Anggota Panitia Seleksi Capim KPK Hendardi kepada para wartawan, Kamis (8/8). Khusus mengenai tujuh jenderal polisi, tuduhan terhadap mereka akan ditanyakan langsung dalam tes mendatang.

"Nanti diwawancara kami akan tanya hal-hal yang berkaitan dengan itu. Itu kan dugaan-dugaan belum tentu suatu kebenaran," ujarnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOL.

Dalam mekanisme proses seleksi, para capim juga akan dilihat rekam jejak dalam tahapan profile assaement. Sehingga, menurut Hendardi, jika masih ada pihak yang kerap menuding, diharapkan agar disampaikan data-data kepada pansel.

"Mekanismenya bisa lewat surat, email bisa juga nanti disampaikan langsung," ujarnya.

Karena, menurut Hendardi, setiap tudingan tanpa didasari data dan fakta maka hanya akan menimbulkan fitnah.

"Kalau jelek-jelekin orang kan paling gampang, butuh cek and ricek," pungkasnya.

Dalam tahapan seleksi tes psikologi beberapa waktu lalu, dari 104 capim KPK sebanyak 40 orang dinyatakan lolos, enam diantaranya merupakan jenderal aktif Polri.

Mereka adalah, Wakabareskrim Polri Irjen Antam Novambar; Kapolda Sumatera Selatan Irjen Firli Bahuri; mantan Kapolda Sumbar Brigjen Bambang Sri Herwanto; Irjen Dharma Pongrekun yang pernah menjabat sebagai Karo Renmin Bareskrim Mabes Polri; analis Kebijakan Utama Bidang Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Lemdiklat Polri Brigjen Juansih, dan Wakil Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Sri Handayani.

Indonesia Corruption Watch (ICW) sebelumnya menilai 40 orang yang lolos tes psikologi Capim KPK tidak memuaskan ekspektasi publik. Dan lebih jauh, Koalisi Masyarakat Sipil memberikan sorotan khusus pada tiga jenderal polisi yang mengikuti tes psikologi capim KPK. Antam Novambar, Firli Bahuri dan Dharma Pongrekun. [ida]
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00