Awas..Jangan Pernah Buat Foto Vulgar

Kriminal  SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 11:37:00 WIB

Awas..Jangan Pernah Buat Foto Vulgar
RMOLSumsel. Memang tidak ada gunanya membuat foto vulgar. Apalagi kalau foto-foto itu tersimpan dalam handphone. Mudaratnya terlalu banyak. Setidaknya itu yang terjadi di Depok , Jawa Barat.

Adalah Yuda Setiawan, yang kini berurusan dengan polisi. Dia ditangkap petugas Polresta Depok pada Sabtu (3/8), karena memeras dengan modus ancaman menyebarkan foto vulgar korbannya.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan mengatakan, korban diketahui merupakan teman dari pacar pelaku. Dari hasil pemeriksaan, korban sempat mengirim uang Rp 2 juta kepada pelaku karena takut foto vulgarnya disebarkan.

Pelaku mengancam korban akan menyebarkan foto vulgar korban dengan wanita lain. Oleh karena itu, pelaku meminta sejumlah uang agar foto tersebut tidak disebarkan. Korban merasa terancam dan akhirnya menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku,” kata Deddy, Senin (5/8).

Dari hasil pendalaman kasus, pelaku memiliki foto vulgar korban dari kekasihnya yang menyimpan di memori telepon genggam. Pasalnya mereka pernah tinggal bersama.

Saat bersama pacarnya, pelaku menemukan foto-foto vulgar korban. Dari situ, ide pemerasan muncul. Hingga akhirnya meminta uang kepada korban dengan jumlah tertentu.

Pelaku mempunyai niat untuk memeras korban dengan cara mengancam akan menyebarkan foto tersebut apabila korban tidak mengirimkan sejumlah uang,” ujar Deddy.

Dari kesepakatan yang terjalin, pelaku meminta Rp 10 juta. Namun, korban baru menyanggupi untuk membayar Rp 2 juta. Karena kesal uang yang diminta terlalu besar, akhirnya korban membuat laporan polisi.

Akhirnya korban mengirimkan sejumlah uang awalnya Rp 2 juta. Tetapi pelaku belum puas dan meminta kembali disepakti Rp 10 juta dengan cara ketemuan,” pungkas Deddy.

Tak lama dari pelaporan dibuat, polisi bersama korban mengatur strategi untuk bertemu pelaku. Pelaku yang terpancing akhirnya langsung ditangkap. "Pelaku dijerat Pasal 368 dan atau 369 KUHP," kata Deddy. [ida]

Komentar Pembaca
Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 20:09:14

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00