#StopBeautyBullying; Dimulai dengan Menghargai Diri Sendiri

Lifestyle  SELASA, 30 JULI 2019 , 23:15:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

#StopBeautyBullying; Dimulai dengan Menghargai Diri Sendiri
RMOLSumsel. Kemarin bertempat di The Hermitage Jakarta diluncurkan #StopBeautyBullying. Inisiatif mengajak Perempuan Indonesia melawan Social Beauty Bullying dengan berani mengekspresikan kecantikannya ini diluncurkan Lux bersama artis Maudy  Ayunda.

Acara tersebut menghadirkan Lily Puspasari, Program Management Specialist UN Women dan Nuran Abdat,  Psikolog Klinis dari Brawijaya Healthcare.

'Beauty Bullying merupakan bentuk bullying yang kerap dialami Perempuan Indonesia baik secara verbal maupun melalui media sosial," kata Maulani Affandi, Head of Skin Cleansing & Baby  PT Unilever Indonesia Tbk

Maulani mengatakan  media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, namun platform ini seringkali disalahgunakan.

Dalam hal ini Lux percaya setiap Perempuan itu cantik dan berhak untuk mengekspresikan kecantikannya tanpa kecuali .

Melalui inisiatif #StopBeautyBullying dengan mengajak para perempuan untuk berani mengepresikan dirinya dan mengesampingkan komentar-komentar negatif orang lain terhadap dirinya.

Maudy Ayunda, yang juga  Brand Ambasador Lux mengatakan sebagai perempuan harus bisa membangun opini untuk mengembangkan diri melalui skademis atau berkarya. Cantik itu bukan hanya dari wajah tapu bisa diperlihatkan dengan berkarya.

Banyak pengalaman yang juga pernah dialami dirinya dibullying dengan menerima komentar miring terkait penampilannya tapi itu semua ditepis dengan berkarya.

Nuran Abdat, Psikolog Klinis dari Brawijaya Healthcare, juga mengatakan perilaku sosial beauty bullying yang dilakukan  perempuan terhadap perempuan lain secara online dengan mengomentari penampilan sepertimake-up, model rambut, fisik dll  dapat mengganggu kondisi pelaku dan korban. Untuk itu seseorang harus menghargai diri sendiri agar dapat menghargai orang lain.

Begitu juga menurut Lily Puspasari, Programme Management Specialist UN Women.
Lily mengatakan di seluruh dunia perempuan terus mengalami kekerasan, terlepas dari tingkat pendidikan, status sosial, usia, mereka bullying sebagai salah satu bentuk kekerasan terhadap perempuan termasuk di media sosial.

Ini seringkali luput dari perhatian dan dianggap sebagai hal yang biasa. Untuk itu UN Women ingin mengajak seluruh pihak untuk melakukan aksi menghentikan normalisasi atas tindakan kekerasan serta menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak perempuan yang memungkinkan bagi mereka untuk meraih potensi seutuhnya dan kontribusi bagi kehidupan bermasyarakat.

Lux menginspirasi Perempuan Indonesia untuk tetap berkarya meski dalam situasi yang tidak diinginkan atau dalam tekanan Social Beauty Bullying. [ida]

Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00