Gerindra Tegaskan, Pantang Meminta-minta Jabatan

Politik  SABTU, 27 JULI 2019 , 16:34:00 WIB

Gerindra Tegaskan, Pantang Meminta-minta Jabatan
RMOLSumsel. Bila ada pihak yang menduga Partai Gerindra membarter koalisi dengan jabatan-jabtan di eksekutif maupun legislatif, maka dugaan itu salah besar. Gerindra tidak dan takkan pernah meminta jabatan apapun kepada Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono kepada wartawan usai Diskusi Polemik bertajuk "Utak Atik Manuver Elit" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7).

"Gerindra tidak pernah minta-minta dan tidak betul minta di tempat (kementerian) yang basah," katanya seperti diberitakan Kantor Berita RMOL.

Dijelaskan, dalam pertemuan antara Jokowi dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Stasiun MRT beberapa waktu lalu, Prabowo memang menyatakan bahwa Gerindra siap membantu pemerintahan jika diperlukan. Namun, hak prerogatif seorang Presiden tidak bisa diganggu gugat.

"Kami tidak boleh mendistorsi hak prerogatif Presiden, atau merasa langkah pertemuan Prabowo, Jokowi dan Mega akan ada pengurangan kursi partai A atau B," ujar Ferry.

Dia menegaskan, pertemuan para tokoh utama politik Indonesia itu merupakan pertemuan yang memiliki kepentingan besar demi persatuan bangsa. Dia menyebut, pertemuan itu tidak bicara soal bagi-bagi kursi, namun lebih pada rekonsiliasi pasca-pemilu yang dianggap menimbulkan distorsi di masyarakat.

"Semua pihak mau rekonsiliasi. Jadi kalau tidak datang rekonsiliasi disalahin, kalau rekonsiliasi dianggap ganggu koalisi. Sudah, soal kabinet kursi hak prerogatif Presiden, jangan masuk soal kursi kabinet," terang Ferry.

Menurut dia, sejak 2008 Gerindra sudah self-financing dan mampu berdiri sendiri. Maka, anggapan bahwa Gerindra mencari posisi untuk menghidupi partai adalah anggapan yang salah.

"Dari pertama berdiri Gerindra oposisi terus. Gerindra sampai hari ini masih di luar pemerintah. PKS pernah di pemerintahan. Jadi, tergantung presiden, kalau merasa memerlukan ambil SDM untuk bantu pemerintahannya bisa jadi dari partai di luar koalisinya," demikian Ferry. [ida]

Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00