GPPMS Terus Kawal Proses Pelanggaran Pemilu di Palembang

Sosial  SENIN, 22 JULI 2019 , 19:58:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

GPPMS Terus Kawal Proses Pelanggaran Pemilu di Palembang
RMOLSumsel. Untuk memastikan proses hukum yang dijalani lima komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Palembang berjalan dengan baik. Gerakan Persatuan Pemuda Mahasiswa Peduli Sumatera Selatan (GPPMS) kembali menggelar aksi damai, untuk memantau agenda persidangan pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, yang melibatkan lima komisioner tersebut.

Aksi yang digelar hari ini, Senin (22/7/19), ungkap Koordinator Aksi, Eddy Ginting, merupakan bentuk pengawalan terhadap proses banding, yang akan dilaksanakan di Pengadilan Tinggi Kota Palembang.

"Ini adalah aksi kami yang kesekian kalinya untuk mengawal proses persidangan pelanggaran Pemilu yang dilakukan lima komisioner KPU. Jika selama ini di Pengadilan Negeri Kota Palembang, hari ini di Pengadilan Tinggi di Kota Palembang," terangnya.

Adapun tuntutan yang dilakukan dalam aksi ini, agar pihak pengadilan, dapat melaksanakan persidangan sesuai dengan amanat Undang-undang (UU) yang berlaku.

Dimana, pihaknya mendukung sepenuhnya hakim Pengadilan Tinggi Kota Palembang, untuk melaksanakan proses pengadilan yang seadil adilnya dan meminta untuk tidak terpengaruh terhadap intetvensi dari pihak manapun dalam menetapkan putusan.

"Kami mengapresiasi dan mendukung kinerja Polres Kota Palembang dan Sentra GAKKUMDU yang telah mengungkap kasus tindak Pidana Pemilu 2019. Kami juga mendukung Komisi Yudisial (KY) Sumatera Selatan untuk pro aktif dalam melakukan pengawasan terhadap proses sidang Kasus KPUD Kota Palembang. Kami akan terua melakukan pengawalan permasalahan ini sampai dengan tuntas," tandasnya.

Sementara itu, aksi yang digelar GPPMS diterima langsung Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kota Palembang, Pramodana Kumara Kusumah Atmadja, SH M.HUM.

"Kamu ucapkan terimakasih karena sudah menyampaikan aspirasi dan mendukung pengadilan tinggi. Kami akan bekerja secra profesional dan sesuai dgn prosedur yg berlaku. Dan percayalah bahwa kami tidak bisa di intervensi," tuturnya singkat. [yip]






Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00