Keluarga Korban MOS: Proses Hukum Tetap Berjalan!

Laporan : Haris Suprapto

Hukum  MINGGU, 21 JULI 2019 , 22:33:00 WIB

Keluarga Korban MOS: Proses Hukum Tetap Berjalan!

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Meski menerima kedatangan dan niat baik pihak SMA Taruna Indonesia, namun keluarga almarhum Wiko Jerianda menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan.

 

Pernyataan itu ditegaskan Firli Darta, kuasa hukum keluarga Wiko yang tewas diduga akibat mendapat kekerasan saat mengikuti Masa Orientasi Sekolah (MOS) di SMA Taruna Indonesia.

Hadirnya pihak sekolah bersilaturahmi hari ini tidak menjadikan kasus ini terhenti. Perlu ditegaskan lagi bahwa keluarga meminta kasus ini tetap diusut sampai tuntas,” ujar Firli saat ditemui di rumah duka, Minggu (21/7).

 

Disamping itu, dirinya melanjutkan ia dan pihak keluarga dari Wiko, juga akan tetap mengawal kasus ini sampai selesai. Kita ikuti perkembangannya dan saat ini kita tunggu penyidik kepolisian yang sedang bekerja,” tandasnya.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, rombongan dari SMA Taruna Indonesia menyempatkan diri mendatangi rumah duka di Perumahan Srimas Jalan Pertahanan IV, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan SU II Palembang.

 

Dalam kesempatan ini pihak sekolah menyerahkan sejumlah uang santunan dan sekaligus mengembalikan uang pendaftaran saat korban mendaftar di sekolah dengan format semi militer tersebut.

 

Sirat Judin, kuasa hukum SMA Taruna Indonesia mengatakan kedatangan pihaknya untuk turut berbelasungkawa atas meninggalnya Wiko, sekaligus menyerahkan uang santunan dan mengembalikan secara penuh uang pendaftaran yang telah dibayarkan ke sekolah.

 

Hari ini kita mendatangi kediaman bapak Suwito sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian pihak sekolah dan kedepan diharapkan tetap ada hubungan baik dengan pihak keluarga,” kata Sirat.

 

Selain itu, dirinya melanjutkan, pihak sekolah juga akan mengganti seluruh biaya yang telah dikeluarkan pihak keluarga selama Wiko menjalani perawatan di RS RK Charitas. Namun untuk proses hukum pihaknya tetap menyerahkan kepada pihak yang berwajib yang saat masih terus berjalan.

 

Sebetulnya kita sudah ingin berangkat sejak hari pertama (Wiko meninggal), tapi pihak sekolah mendapat panggilan dari kepolisian untuk pemeriksaan. Jadi bukan berarti kita tidak cepat tanggap,” tandasnya. [irm]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00