Antisipasi Karhutla, Kodim OKU Terjunkan 70 Prajurit

Daerah  MINGGU, 21 JULI 2019 , 15:42:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Antisipasi Karhutla, Kodim OKU Terjunkan 70 Prajurit
RMOLSumsel. Mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau ini, Kodim 0403/ OKU menerjunkan 70 prajurit TNI AD.

Para prajurit tersebut tergabung dalam satuan tugas kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutla) bersama BPBD, Polri, dan masyarakat.

Kepala Subsatgas Karhutlah OKU, Letkol Arm Agung Widodo yang juga Dandim 0403/ OKU, mengungkapkan bahwa di daerah ini terdapat 23 titik rawan kebakaran hutan dan lahan. Sehingga dibentuk Satgas karhutlah yang tersebar di 5 Kecamatan.

Yakni Kecamatan Ulu Ogan, Pengandonan, Semidang Aji, Lubuk Batang dan Kecamatan Lengkiti.

Agung mengungkapkan Satgas ini dibentuk oleh BNPB. Sedangkan di Kabupaten OKU, lima Satgas ini terdiri dari 12 personel TNI, 2 anggota Polri, 2 anggota BPBD dan 2 warga sipil.

Satgas Karhutla fokus pada pencegahan kebakaran melalui sosialisasi, mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar lahan. Dengan begitu titik api di Kabupaten OKU dapat ditanggulangi sejak dini.

"Lima satgas tersebut diprioritaskan untuk lima kawasan rawan karhutla dari sekitar 23 Desa. Satgas karhutlah akan bertugas hingga 4 bulan kedepan menghadapi musim kemarau dengan titik berat operasi pada pencegahan karhutlah," katanya.

Satgas ini akan tidur dan tinggal bersama masyarakat di 5 desa yang dianggap rawan karhutlah.

"Anggota TNI bersama Polri, BPBD bergabung dengan masyarakat di desa rawan karhutlah. Anggota Satgas tidur makan serta hidup bersama sehari-hari dengan masyarakat," ujarnya.

Selain Satgas, pemerintah, perusahaan dan pihak terkait lainnya juga melakukan pencegahan dan penanganan Karhutlah.

"Semoga tahun ini kita dapat menekan serta mencegah kebakaran hutan dan lahan. Kepada masyarakat, perusahaan dan pihak lainnya kita berharap dapat bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan. Segera laporkan jika terjadi kebakaran," tandasnya. [ida]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00