Hebat! Wong Palembang Nyalon Ketum Golkar

Politik  MINGGU, 21 JULI 2019 , 14:30:00 WIB

Hebat! Wong Palembang Nyalon Ketum Golkar
RMOLSumsel. Bursa Calon Ketua Umum Partai Golkar mulai panas. Persaingan kian sengit. Selain Airlangga Hartarto yang merupakan incumbent, dua penantang sudah tampil yaitu Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dan kader Golkar asal Palembang Indra Bambang Utoyo.

Indra mengaku, ia maju ke pencalonan terdorong kondisi Golkar saat ini. Ia menilai kepemimpinan Airlangga Hartanto tidak mampu membawa partai ke arah yang lebih baik.

"Menurunnya perolehan suara dan kursi DPR RI pada Pemilu 2019 disebabkan oleh faktor kepemimpinan yang bermasalah, tidak adanya isu strategis, tidak terlaksananya konsolidasi dengan baik, serta kasus korupsi yang menjerat kader partai," kata Indra seperti diberitakan JPNN, Minggu (21/7).

Indra lantas menceritakan histori Golkar lahir. Cikal bakal partai berlambang beringin ini lahir atas dorongan Jenderal Ahmad Yani dengan nama Sekber Golkar pada 1964 dengan misi mempertahankan ideologi bangsa, Pancasila dari rongrongan PKI atau komunisme.

Sementara pada tantangan saat ini, meski sel-sel komunisme masih hidup, tetapi ada gangguan ideologi baru dari konsep khilafah. Menurut Indra, Golkar tidak mampu menjadi benteng Pancasila dalam melawan khilafah terutama saat kontestasi Pilgub DKI 2017 yang semakin memanas pada Pilpres 2019.

"Dalam kaitan ini saya melihat Golkar tidak menunjukkan kekhawatiran terhadap perkembangan khilafah ini, di mana seharusnya Golkar lah yang paling depan mewaspadai bahkan melawannya," kata Indra.

Dia melanjutkan, Golkar hari ini semakin terpuruk. Konflik di internal Golkar terus meruncing disebabkan persaingan kekuasaan. Suasana malahan menjadi pragmatis, meninggalkan idealisme.

"Isinya seperti jual-beli suara. Ditambah lagi tokoh-tokoh legislator Golkar terlibat pada kasus di KPK. Bahkan terakhir Ketua Umum (Setya Novanto) dan Sekjen (Idrus Marham) yang dibanggakan masuk ke tahanan bersama beberapa tokoh lain, dari pusat hingga daerah. Sempat pula Golkar terbelah selama hampir dua tahun, karena persoalan pragmatisme dan kekuasaan," kata dia.


Indra juga bertemu dengan calon kandidat ketum lainnya, yaitu Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Dalam pertemuan itu, ada juga Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo. Baik Indra maupun Bamsoet yang notabene anggota FKPPI itu diberi pesan dari ketua umumnya agar menjaga kekompakan dan kesolidan dengan menunjukkan sikap dan idealisme organisasi Keluarga Besar TNI-Polri. [ida]



Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00