Dari Iseng Hingga ke Penjara

Laporan: Haris Suprapto

Kriminal  JUM'AT, 19 JULI 2019 , 09:42:00 WIB

Dari Iseng Hingga ke Penjara

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Berawal dari iseng dan coba-coba melakukan aksi pencurian sepeda motor di lingkungan SMK Muhammadiyah IV Plaju, membuat Firnando (19) dan Ardi Marliansyah (18) harus merasakan dinginya se tahanan Polresta Palembang.

Kedua sahabat yang tinggal di Jalan Kapten Robani Kadir, Lorong Hikmah, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju ini dijemput anggota Unit Ranmor Satreskrim Polresta Palembang dari kediamannya masing-masing, Rabu (17/7) malam.

Mengetahui yang datang ke rumahnya adalah aparat, pelaku pencurian sepeda motor di SMK Muhammadiyah IV Plaju ini sempat panik, namun tanpa bisa berbuat banyak pelaku langsung digiring petugas.

Dari data diperoleh, sepeda motor Yamaha Mio M3 bernopol BG 2518 KAI yang dicuri kedua pelaku pada 22 April lalu adalah milik korban Wahyu (17), saat itu korban datang ke sekolah dan meninggalkan motor di halaman parkir.

Namun pada saat hendak keluar dari sekolah, korban menyadari bahwa sepeda motornya sudah hilang dicuri Firnado dan Ardi dengan mengunakan kunci duplikat. sehingga korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Plaju.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Ranmor Iptu Novel mengatakan, hasil penyelidikan dari kejadian ini mengarah kepada kedua pelaku yang tak lain adalah teman korban sendiri.

Setelah mendapat identitas pelaku, maka langsung dilakukan penyergapan dan juga turut diamankan barang bukti satu unit motor yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya," kata Iptu Novel.

Dirinya menambahkan, atas perbuatan tersebut kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sementara itu kedua pelaku mengaku baru kali pertama mencuri sepeda motor, semua itu berawal dari coba-coba setelah mendapat kunci motor korban, lalu oleh mereka kunci tersebut di duplikat.


Kami awalnya diberi kunci motor, lalu kami duplikatkan. Setelah itu baru kami ambil motor itu di tempat parkir," tutur Ardi.


Menurutnya sepeda motor korban sudah dijual seharga Rp3 juta dan mereka berdua mendapat bagian Rp800.000, sedangkan sisanya diberikan kepada perantara yang menjualkan sepeda motor tersebut. [irm]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00