Oknum Pegawai Lapas Dituntut 20 Tahun Penjara

Oleh: Harris Suprapto

Kriminal  RABU, 17 JULI 2019 , 07:45:00 WIB

Oknum Pegawai Lapas Dituntut 20 Tahun Penjara

Terdakwa Sukardiman dan Edi/RMOLSUMSEL

RMOLSumsel.Terdakwa Sukardiman alias Adi, oknum pegawai Lapas Anak Muara Bulian, Provinsi Jambi dituntut 20 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan penjara oleh oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang.

Menurut JPU Neni Karmila perbuatan terdakwa terbukti bersalah melakukan permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I bukan tanaman sebegaimana diatur dalam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Tak hanya Sukardiman, dalam kasus ini jaksa juga menuntut hal yang sama terhadap terdakwa Edimar alias Edi yang sebelumnya ditangkap atas kepemilikan enam paket besar shabu dengan berat 6 kg.

Usai jaksa membacakan surat tuntutan, majelis hakim yang diketuai Saripuddin menunda persidangan dan memberikan kesempatan kepada para terdakwa dan penasehat hukumnya untuk menyiapkan materi pembelaan pada persidangan pekan depan.

Sebagaimana diketahui, terdakwa Sukardiman dan Edimar ditangkap anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel di Loket Bus IMI Jurusan Palembang-Jambi Jalan Kolonel H Burlian, KM9, Kecamatan Sukarame, Palembang, pada 5 Desember 2018 lalu.

Dalam penyergapan tersebut, bersama terdakwa aparat mengamankan barang bukti sebuah tas berwarna hitam yang di dalamnya terdapat enam paket shabu yang dikemas dengan bungkus plastik bertuliskan Guanyinwang.

Sebelum diamankan polisi, pada 4 Desember, terdakwa Sukardiman dihubungi oleh Sandi (belum tertangkap) yang menyuruh terdakwa  pergi ke Palembang mengambil pesanan narkotika dengan upah puluhan juta.

Kemudian dengan ongkos sebesar Rp1 juta yang diberikan Sandi, terdakwa berangkat ke Palembang dengan menumpang Travel Ratu Intan. Lalu saat tiba di KM12 datang orang-orang suruhan Sandi menjemput terdakwa dengan mengendarai mobil Honda Jazz menuju penginapan di Jalan Kolonel Atmo Palembang.

Keesokan harinya terdakwa bersama orang suruhan Sandi pergi ke Loket Bus IMI dan bertemu seorang laki-laki membawa tas hitam yang kemudian diserahkan kepada terdakwa, selanjutnya terdakwa langsung menaiki bus IMI yang akan siap berangkat ke Jambi.

Namun sebelum bus berangkat datang aparat kepolisian yang langsung melakukan penggeledahan dan mengamankan terdakwa bersama tas berisi serbuk setan yang rencananya akan dibawa dan diserahkan kepada Sandi di Jambi.

Atas keterangan tersebut polisi bersama terdakwa menuju Jambi dan di lokasi yang telah ditentukan, terdakwa Edimar yang bertugas menerima barang haram tersebut dari terdakwa Sukardiman, sehingga keduanya langsung diamankan aparat.[sri]




Komentar Pembaca
Karhutla di Muba, Polda Periksa 9 Saksi
Berakhir Manis di Kantor Polisi

Berakhir Manis di Kantor Polisi

SENIN, 19 AGUSTUS 2019

Dapat Rp 800, Lefiansyah Kena Tembak ..
Pencuri Besi Tiarap Dengar Tembakan

Pencuri Besi Tiarap Dengar Tembakan

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019

Dicekoki Miras Lalu Disetubuhi

Dicekoki Miras Lalu Disetubuhi

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019

Suami Suruh Istri Ditiduri Pria-pria Lain..
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00