Pengunggah Menu Tulis Tangan” Garuda Dipanggil Polisi

#hashtag  SELASA, 16 JULI 2019 , 17:45:00 WIB

Pengunggah Menu Tulis Tangan” Garuda Dipanggil Polisi
RMOLSumsel. Pihak kepolisian Bandara Soekarno-Hatta membenarkan pemanggilan terhadap dua youtuber bernama Rius Bernandes dan Elwiyana Monica untuk diperiksa atas laporan PT Garuda Indonesia.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan menjelaskan bahwa laporan yang dilayangkan Garuda atas tuduhan pencemaran nama baik.

Ini lantaran, kedua orang tersebut mengunggah video menu makanan di kelas bisnis Garuda yang ditulis tangan dalam secarik kertas.

"Benar ada laporan dari pihak PT. Garuda Indonesia," ucap Victor saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (16/7).

Saat ini, polisi melakukan pemanggilan kepada dua orang terlapor tersebut. Nantinya, kedua orang tersebut akan diperiksa sebagai saksi terlebih dahulu.

"Saat ini dalam proses mengundang atau memanggil para saksi," singkatnya.

Informasi pemanggilan dari pihak kepolisian itu pertama kali diunggah di akun Instagram Rius, @Rius.vernandes.

Rius mengunggah sebuah gambar amplop dengan logo kepolisian yang berisi surat pemanggilan sebagai terlapor dan akan dimintai keterangan sebagai saksi oleh pihak kepolisian.

Guys, gw sama elwi dapat panggilan dari polisi mengenai masalah ini. Kami diduga melakukan tindak pidana pencemaran nama baik. Gw yakin kalian tau gw. Tidak Ada maksud sama sekali untuk mencemarkan nama baik siapapun," tulis Rius pada Selasa (16/7) siang.

Menu tulisan tangan yang kabarnya digunakan di penerbangan kelas bisnis Garuda Indonesia rute Sydney-Denpasar sempat viral di media sosial. Kabar itu sendiri awalnya diunggah oleh Rius di akun Instagram.

"Menu yang dibagiin tadi di Business Class @garuda.indonesia dari Sydney-Denpasar. Menunya masih dalam proses percetakan Pak," tulis akun @rius.vernandes.

Mengenai itu, pihak Garuda Indonesia sendiri telah memberikan klarifikasi lewat akun Twitter mereka @IndonesiaGaruda.

"Dapat kami sampaikan bahwa ini bukan kartu menu untuk penumpang, melainkan catatan pribadi awak kabin yang tidak untuk disebarluaskan. Terima kasih," tulis akun Twitter @IndonesiaGaruda, Sabtu (13/07).[sri]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00