Terlalu Kecil Ijtima Bicarakan Pertemuan Prabowo-Jokowi

Politik  SENIN, 15 JULI 2019 , 23:59:00 WIB

Terlalu Kecil Ijtima Bicarakan Pertemuan Prabowo-Jokowi
RMOLSumsel. Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama menggelar rapat persiapan Ijtima Ulama IV di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/7).

Rapat ini turut dihadiri para ulama dari organisasi Persaudaraan Alumni (PA 212) dan Front Pembela Islam (FPI).

"Hari ini kami merencanakan akan mengadakan rapat untuk usulan kepanitiaan pelaksanaan ijtima ulama yang keempat," ucap Ketua Umum GNPF-Ulama, Ustaz Yusuf Muhammad Martak kepada awak media di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/7) malam.

Dari rapat itu, akan membahas tema, jadwal dan tempat dilaksanakannya Ijtima Ulama IV. Sementara ijtima akan membahas mengenai isu-isu terkini.

"Bagaimana menyikapi keadaan dan situasi dengan hal-hal yang terbaru. Nah insyaallah semuanya akan dapat kami bahas dan akan kami laksanakan dan di dalam Ijtima," lanjutnya.

Ijtima, sambung Yusuf, akan menampung aspirasi para ulama, habib, dan tokoh nasional dalam menyikapi kondisi bangsa.

Masukan-masukan itu lah yang akan menjadi sikap dasar kami nantinya, sesuai dengan arahan imam besar kita yaitu Habib Muhammad Rizieq Shihab," tandasnya
--
GNPF: Ijtima Ulama IV Bukan Untuk Merespons Pertemuan Prabowo-Jokowi

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) menegaskan bahwa Ijtima Ulama ke empat sudah direncanakan sebelum pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum (Ketum) GNPF-Ulama, Ustaz Yusuf Muhammad Martak. Dijelaskan, pihaknya sudah menyinggung rencana Ijtima Kamis (11/7), atau dua hari sebelum pertemuan Jokowi-Prabowo.

"Pada hari Kamis minggu lalu di saat rapat rutin Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama dan merumuskan akan diadakannya Ijtima Ulama yang keempat," ucapnya di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/7).
Atas dasar itu, Yusuf menegaskan bahwa rencana Ijtima Ulama keempat bukan karena adanya pertemuan Jokowi dengan Prabowo.

"Alhamdulillah selalu kita lebih dulu punya pemikiran dan rencana-rencana ke depan. Jadi bukan karena adanya pertemuan (Jokowi-Prabowo) Ijtima diadakan, terlalu kecil untuk masalah itu," jelasnya.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) GNPF-Ulama yang baru, yakni Edi Mulyadi.

"Kita bicara Ijtima ini sudah diputuskan dalam rapat resmi GNPF sebelum peristiwa sabtu yang menghebohkan itu," tambah Edi. [sri]




Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00