Tak Hanya Kidal dan Gondrong, Berkulit Gelap Juga

Investigasi  SENIN, 15 JULI 2019 , 14:40:00 WIB

Tak Hanya Kidal dan Gondrong, Berkulit Gelap Juga
RMOLSumsel. Sudah ada kemajuan dalam investigasi yang dilakukan tim bentukan Kapolri dalam menyelidiki pelaku penembakan di Kerusuhan 21-22 Mei 2019. Pekan lalu Tim berhasil mengidentifikasi ciri-ciri terduga pelaku, sekarang sudah diperiksa saksi-saksi yang melihat wajahnya dan menyebutkan pria itu berkulit gelap.

Semula ciri-ciri terduga itu diketahui setelah Tim melakukan face recognition terhadap 704 visual, baik dari closed circuit television (CCTV), video amatir, dan foto amatir.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan, penyelidikan begitu rumit dengan menggunakan scientific crime. Salah satunya, pembuktian terkait siapa pelaku penembakan dalam kerusuhan.

”Setelah dilakukan uji balistik, diketahui peluru caliber 5,56 dan caliber 9 mm,” tuturnya dikutip dari JPNN hari ini, Senin (15/7).

Namun, uji balistik ini hanya bisa mengungkap jenis peluru dan kemungkinan senjatanya. Maka, dilengkapi dengan face recognition.

”Tingkat kerumitannya tinggi untuk mencocokkan 704 visual terkait kerusuhan 22 Mei, secara detil ini dijelaskan Dirkrimum Polda Metro Jaya,” urainya.

Dari semua itu, juga telah diketahui siapa komando lapangan yang melakukan berbagai provokasi. Bila komando lapangan ini tertangkap, tentu akan diketahui siapa yang merancang kerusuhan yang telah diprediksi Polri ini. ”Sudah ditetapkan sebagai DPO,” paparnya.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombespol Suyudi Ario Seto mengatakan, dari sembilan korban meninggal dunia, yang telah dilakukan otopsi mencapai empat korban. ”Lima korban tidak diotopsi karena keluarga tidak berkenan,” urainya.

Salah satu di antara korban yang diotopsi, bernama Harun Al Rasyid. Menurutnya, berdasarkan dari pemeriksaan saksi lapangan, diduga Harun ditembak dari jarak sekitar 30 meter. Posisi korban dengan polisi yang menangani kerusuhan sekitar 100 meter.

Pelaku penembakan berada di sisi kanan berdekatan dengan ruko di Flyover Slipi. ”Saksi menyebut Harun ditembak dengan pistol berwarna hitam,” tuturnya.

Ciri-ciri pelaku penembakan juga telah diketahui dengan analisa face recognition dari 704 visual. Yang terdiri dari 60 CCTV, 470 video amatir dan 93 foto amatir.

Pelaku diduga berambut panjang atau gondrong, dengan tinggi sekitar 175 cm, dan menembak dengan tangan kiri. ”Mungkin kidal,” terangnya.

Selanjutnya, korban bernama Abdul Aziz yang tewas di sekitar asrama Brimob. Dia menjelaksan, korban ditemukan 100 meter dari asrama tersebut. Pelaku penembakan juga orang tidak dikenal. ”Korban ditembak dari belakang mengenai punggu tembus ke dada,” paparnya.

Selanjutnya, terkait para pelaku kerusuhan. Menurutnya, juga melalui face recognition telah diamankan sembilan orang yang diduga melakukan perusakan terhadap kendaraan kepolisian. ”Untuk yang masuk DPO seperti disampaikan Pak Karopenmas, merupakan aktor intelektualnya,” urainya.

Dia menjelaskan, dari analisa sementara diketahui pelaku kerusuhan berasal dari berbagai elemen, seperti organisasi masyarakat (ormas) dari berbagai daerah, seperti Serang, Banyumas, Cianjur, Lampung, Aceh dan lainnya. Ada pula oknum Ormas dari beberapa kelompok. ”Ada oknum dari Parpol dan bahkan relawan salah satu pasangan calon,” tuturnya. [ida]


Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00