Korupsi Pengadaan Kapal, KPK Periksa Dua Staf KKP

Hukum  KAMIS, 11 JULI 2019 , 11:41:00 WIB

Korupsi Pengadaan Kapal, KPK Periksa Dua Staf KKP

NET

RMOLSumsel. Dua orang staf di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yakni Setiawan Muhdianto (staf Ditjen PSDKP) dan Rifki Rezfani (staf Pemantauan Operasi Armada), dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Amir Gunawan.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AMG (Amir Gunawan)," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah, Kamis (11/7).  

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka selain termasuk Amir. Terdapat dua bagian kasus korupsi pada perkara ini. Pertama korupsi di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu, dan kedua korupsi di lingkungan KKP.

Mereka yang jadi tersangka untuk perkara di Bea Cukai adalah Istandi Prahastanto (IPR), Ketua Lelang Heru Sumarwanto (HS), dan Amir Gunawan (AMG). Sementara tersangka di KKP adalah Aris Rustandi (AR) yang bertindak sebagai PPK.

Adapun, untuk rincian perkaranya yaitu sebanyak 16 kapal patroli cepat atau Fast Patrol Boat (FPB) pada Ditjen Bea Cukai dan 4 buah Sistem Kapal Inspeksi Perikanan Indonesia (SKIPI) pada Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengungkapkan telah terjadi sekurang-kurangnya kerugian negara sebesar Rp 179,28 miliar dalam kasus korupsi pengadaan kapal ini.

"Total kerugian keuangan negara sekitar Rp 179,28 miliar," ujar Saut Situmorang saat konferensi pers pada Selasa lalu (21/5). [irm]

Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00