Berbeda, NU Tidak Bisa Berpolitik Praktis

Politik  KAMIS, 11 JULI 2019 , 10:57:00 WIB

Berbeda, NU Tidak Bisa Berpolitik Praktis

Yenny Wahid / NET

RMOLSumsel. Langkah sebagian petinggi PBNU yang terkesan menyodorkan calon menteri ke Presiden Jokowi, mendapatkan respon kurang baik dari Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid.

Putri keempat Gus Dur itu memohon jajaran pengurus NU menyerahkan sepenuhnya persoalan kursi menteri ke presiden terpilih.

Yenny menyadari warga nahdiyin banyak yang mendukung Jokowi-Ma’ruf, tetapi dia merasa tidak tepat jika NU ikut meminta atau bicara jatah kursi menteri.

"Saya meminta petinggi-petinggi NU tidak terjebak pada retorika seolah-seolah dipahami oleh publik bahwa kita (NU) menuntut kursi kabinet dan sebagainya,” ujar Yenny seperti dikutip dari RMCO Rakyat Merdeka, Kamis (11/7).

Menurut dia, NU berbeda dengan partai politik sehingga tak bisa berpolitik praktis. Yang harus dijalankan NU adalah berperan sinergis dengan pemerintah, memberikan masukan-masukan yang konstruktif dan memberikan kritik yang membangun.

Artinya, ketika pemerintahan siapa pun, NU harus mampu bekerja sama dan mampu menjaga jarak yang sehat,” kata dia.

Yenny berharap NU tidak keluar dari khitah untuk tidak berpolitik praktis. Menghindari seolah-olah NU menuntut, ada retorika NU menuntut jumlah kursi kabinet,” katanya.

"Berharap aspirasi warga NU didengar pemerintah, pasti, tentu. Namun, tidak kemudian dengan cara bagi-bagi kursi menuntut kursi," ujarnya. [irm]

Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00