Mantan Pemain Sriwijaya FC Cabut Gugatan

Laporan: Haris Suprapto

Sriwijaya FC  RABU, 10 JULI 2019 , 19:07:00 WIB

Mantan Pemain Sriwijaya FC Cabut Gugatan
RMOLSumsel.Setelah masalah tunggakan gaji diselesaikan, sejumlah mantan pemain Sriwijaya FC memilih mencabut gugatan, Rabu (10/7).

Sebelumnya gugatan tersebut dilayangkan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) ke Pengadilan Negeri (PN) Palembang.

"Hari ini kita akan menyampaikan akta perdamaian antara APPI mewakili pesepakbola profesional bersama pihak klub Sriwijaya FC yang sudah membayarkan hak eks pemain sebesar Rp2,8 miliar untuk 28 pemain. Kita dari penggugat akan mencabut gugatan dan sidang akan selesai," kata Jannes Silitonga, kuasa hukum APPI.

Sementara itu, Faisyal Mursyid selaku pemegang amanat dari PT SOM menerangkan, agenda hari ini pihak tergugat akan mencabut gugatan mereka karena pihak klub Sriwijaya FC yang telah menyelesaikan gaji para pemain musim lalu.

"Artinya ini sudah selesai dan tidak ada masalah lagi, karena penggugat telah resmi mencabut gugatan mereka," ujarnya.

Sebelumnya, sriwijaya FC hampir saja gagal mengikuti kompetisi liga 2 2019. Lantaran adanya tunggakan hutang kepada pemain lama dengan nilai total Rp3 miliar.

Hingga para pemain melaporkan perihal tersebut ke Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), lantaran tidak mendapat titik temu dengan manajemen lama.

Selanjutnya APPI beberapa kali berkirim surat ke PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pemilik Sriwijaya FC. Mengalami kebuntuan, akhirnya APPI membawa kasus ini ke Pengadilan.

Ancamannya adalah Sriwijaya FC dilarang berkompetisi di liga 2 2019 apabila gagal menyelesaikan persoalan tersebut. Meski PT SOM sebenarnya sempat memberi solusi melalui dana subsidi dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Namun PSSI mengingatkan Sriwijaya FC bahwa kewajiban kepada pemain tidak ada hubungan langsung dengan dana subsidi yang belum turun. Artinya PSSI meminta Sriwijaya FC melunasi hutang ke pemain tanpa menunggu dana subsidi PSSI.

Situasi ini jelas sangat memberatkan, mengingat biaya untuk pelunasan tersebut sangatlah besar. Belum lagi klub harus terus berjalan sembari merekrut tim untuk menjalani kompetisi liga 2 2019. [yip]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00