Ini Alasan Ketua KPU Abaikan Rekomendasi PSL

Laporan: Haris Suprapto

Hukum  RABU, 10 JULI 2019 , 14:41:00 WIB

Ini Alasan Ketua KPU Abaikan Rekomendasi PSL

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Terkait tak dilaksanakannya Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) di 70 TPS yang direkomendasikan karena persoalan anggaran.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Palembang Eftiyani saat diperiksa sebagai terdakwa bersama empat komisioner lainnya dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (10/7).

Kepada majelis hakim ia menjelaskan, dari seluruh TPS yang direkomendasikan perlu dilakukan identifikasi dan verifikasi karena ada anggaran yang akan dikeluarkan.

Untuk PSL kami koordinasi dengan KPU Sumsel dan KPU RI dan tidak serta merta dapat dilaksanakan PSL di 70 TPS yang direkomendasikan,” ucap Eftiyani.

Sementara itu terkait kekurangan surat suara yang menjadi pemicu keluarnya rekomendasi PSL, menurut Eftiyani merupakan kesalahan saat proses packing oleh kelompok kerja logistik di Jakabaring.

Surat sisa packing dan surat suara rusak harus dimusnahkan dan yang sudah di packing sudah berada di dalam kotak suara serta disebar ke TPS,” ucapnya.

Menurutnya saat proses distribusi, jumlah surat suara pemilihan presiden sama dengan pemilihan legislatif, yakni 1.147.014. Namun ketika ditanya jaksa kenapa bisa terjadi kekurangan di wilayah Kecamatan IT II.

Eftiyani menjelaskan, semua karena ada surat suara presiden yang termasuk kotak suara untuk wilayah lain. Namun dirinya juga mengaku bahwa di tempat lain tak ada kelebihan surat suara.

Usai proses pemeriksaan kelima terdakwa, majelis hakim yang diketuai Erma Suharti menunda persidangan dan kembali akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan surat tuntutan oleh jaksa penuntut umum. [irm]

Komentar Pembaca
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

Jadwal Pelantikan Presiden RI-Wakil Presiden RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 , 07:10:00

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

Said Didu Di Tengah Kunjungan Menhan

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 17:47:00