PU dan DPRD Jamin Tak Akan Ada "Sunatan Massal" Proyek RSUD

Politik  SENIN, 08 JULI 2019 , 15:59:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

PU dan DPRD Jamin Tak Akan Ada

Zaplin Ipani-Hilman/RMOLSUMSEL

RMOLSumsel.  Rencana pembangunan gedung megah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sutowo Baturaja lima lantai, dipastikan tidak jadi menggunakan dana talangan dari PT Sarana Multi Insfrastruktur (SMI).

Ya. Pembangunan gedung yang akan menelan dana lebih kurang Rp58,7 miliar tersebut akan dibebankan ke APBD induk 2020 mendatang.

Banyak pihak yang meragukan apakah bangunannya nanti akan sesuai dengan Detail Engineering Design (DED) yang sudah dibuat, jika proyek pengerjaannya dibebankan ke daerah?

Termasuk juga apakah ada jaminan tidak ada "sunatan massal", dalam arti tidak ada pihak yang akan meminta fee proyek, yang berkemungkinan paketnya nanti bisa dipecah-pecah?

Ketua DPRD OKU, Zaplin Ipani, ditanya perihal itu dengan tegas, menjamin tidak akan terjadi hal-hal demikian.

"Karena anggarannya cukup besar, kami yakin tidak akan ada permainan," ujar Zalin dengan nada meyakinkan saat dibincangi Rmolsumsel di ruang kerjanya, Senin (8/7).

Pun demikian soal pembangunan fisiknya nanti, ia juga meyakinkan hal tersebut akan sesuai dengan DED atau masterplan yang telah dirancang.

"Kalau soal pembangunan, biasanya akan tetap mengacu kepada DED yang sudah dibuat. Karena DED yang sudah dibuat, itu juga sudah menyerap anggaran," katanya.

Apakah nanti akan mengganggu postur keuangan daerah dengan dibebankannya pembangunan RSUD ke APBD? Menurut Zaplin, itu jelas akan mengganggu.

"Makanya kita konfirmasi juga, katanya mereka (Pemkab,red) tidak akan menggunakan APBD. Melainkan dana BLUD RSUD," ujarnya.

Meski begitu, sambung Zaplin, sampai saat ini, pihaknya belum ada rencana membahas secara khusus persoalan RSUD itu di internal dewan. Termasuk apakah nanti akan dibawa ke Pansus.

"Tentunya kami sebagai pimpinan akan menerima masukan dulu dari anggota lainnya," tandasnya.

Jaminan yang sama diutarakan Kepala Dinas PU PR OKU, Ir Hilman, kepada wartawan usai mengikuti rapat Paripurna di gedung DPRD setempat, siang tadi.

"Ya. Kita menjamin, bangunannya akan sesuai DED," ujar Hilman.

Karena kata dia, pembangunan RSUD dengan menggunakan dana talangan PT SMI ataupun dibebankan ke APBD, itu jatuhnya sama.

"Yang yang akan kita pinjam dari SMI sebenarnya balik ke kas daerah juga. Intinya sama saja. Dan kita mengacu pada standar Kemenkes. Lagian pula, inikan daerah kita sendiri, jadi (bangunannya) harus baguslah," sebutnya.[sri]











Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00