PDB Perikanan Terus Naik, Lobster Primadona

Ekonomi  SENIN, 08 JULI 2019 , 08:15:00 WIB

PDB Perikanan Terus Naik, Lobster Primadona
RMOLSumsel. Sepanjang semester pertama 2019, produk eskpor perikanan Indonesia melonjak. Lonjakan tertinggi dicetak oleh ekspor lobster. Hasilnya adalah nilai produk domestik bruto (PDB) perikanan mencapai Rp 62,31 triliun.

Jumlah itu naik 0,94 persen dibanding tahun lalu yang besarnya mencapai Rp 58,97 triliun. Tren positif tersebut seperti efek domino. Lobster merupakan komoditas ekspor kedua terbesar setelah kepiting. Jumlah ekspornya melonjak lebih dari satu juta ekor.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP Rina mengatakan, angka tersebut merupakan buah kerja keras mengatasi aksi penyelundupan benih lobster (BL).

Sejak 2014 hingga Juni 2019, BKIPM KKP mencatat telah sukses menggagalkan 257 kasus dengan 8,6 juta ekor BL yang berhasil diamankan.

Jumlah tersebut senilai Rp 1 triliun. Umumnya, aksi penyelundupan dilakukan melalui bandara dan pelabuhan.

”Kami terus berupaya meningkatkan pengawasan melalui pintu masuk lainnya. Mengikuti modus yang berkembang,” kata Rina seperti dikutip dari JPNN, Senin (8/7).

Produk perikanan Indonesia kini sudah diterima di 157 negara. Vietnam, Taiwan, Singapura, Tiongkok, dan Malaysia merupakan lima besar negara dengan jumlah ekspor terbesar.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menuturkan, loster adalah produk perikanan yang paling digemari di pasar global.

Indonesia menjadi sasaran lantaran memiliki jumlah yang melimpah di lautan. Tak ayal banyak perusahaan asing melakukan berbagai cara untuk mencuri.

Mereka memilih BL yang masih hidup. BL diselundupkan lalu dibudidayakan di negara para pencuri.

”Perputaran uangnya di level bandar dan tengkulaknya ini bisa Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliun per tahun,” ujar perempuan asal Pangandaran itu.

Susi juga mengimbau para pelaku perikanan tanah air tidak melupakan budidaya dan pelestarian BL.

”Profesi nelayan akan punah kalau ikannya punah dan lingkungannya hancur. Jadi, harus kreatif tapi arif (bijaksana) dan aplikatif,” tegas menteri 54 tahun itu. [ida]

Komentar Pembaca
Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 20:09:14

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00