Usai Mencuci Isi Rumah, ATM Pun Dikuras

Kriminal  MINGGU, 07 JULI 2019 , 07:59:00 WIB

Usai Mencuci Isi Rumah, ATM Pun Dikuras

NET

RMOLSumsel. Polres Palangka Raya dalam dua minggu terakhir berhasil menangkap 13 orang tersangka. Terdiri dari dua orang kasus pencurian dan 11 orang kasus narkoba.

RS (21) dan MS (15) merupakan dua pencuri yang nekat menyatroni sebuah rumah di Jalan B Koetin, Sabtu lalu. Polisi berhasil membekuk keduanya pada Rabu (3/7). Pelaku berhasil mengambil uang Rp13 juta, surat-surat, dan ATM yang berada di dalam tas.

Tak puas dengan uang Rp13 juta, mereka mencoba menguras isi ATM milik korban pasutri Badrun Munir (49) dan Samirah(43).

Mereka mencoba peruntungan dengan memasukkan nomor pin sesuai petunjuk dari nomor-nomor di kartu identitas milik korban. Akhirnya berhasil. Total uang yang dikuras keduanya sebanyak Rp28 juta.

Yang melakukan kakaknya, coba-coba nomor dari petunjuk identitas korban,” ucap Kasatreskrim AKP Nandi Indra Nugraha.

Di hadapan awak media, Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, barang bukti yang disita dari kedua tersangka berupa sisa uang sebesar Rp6 juta, buku tabungan, kartu ATM, serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku.

Saat beraksi, keduanya melakukan pengintaian cukup lama. Mengamati rumah dan keadaan sekitar kosong. Sekitar pukul 02.00 WIB, pelaku RS masuk ke dalam rumah. Sementara, adiknya yang berinisial MS menunggu di luar. ”Setelah berhasil, mereka kabur,” katanya.

Orang nomor satu di Poles Palangka Raya tersebut menerangkan, tersangka berinisial MS merupakan anak di bawah umur. Karena itu, akan dikenakan wajib lapor. Namun, lanjutnya, proses hukum tetap berjalan dan dilakukan penahanan.

Uang hasil kejahatan tersebut digunakan untuk membeli telepon genggam, untuk biaya hidup, dan berfoya-foya.

Tersangka mengaku baru sekali melakukan pencurian. RS yang memiliki ide tersebut dan mengajak adiknya. Saya yang punya ide pak," ucap RS saat ditanya kapolres.

Sementara itu, Polres Palangka Raya juga menangkap 11 orang budak sabu dari lima tempat kejadian perkara (TKP). Mereka adalah Roni, Joni, Dani, Madi, Cocon, Malik, Koki, dan Jumai. Beberapa lainnya dari kalangan mahasiswa, yakni Bowo, Fajar, Rifqi, dan Jaka.

Kepolisian juga mengamankan barang bukti empat paket sabu seberat 1,47 gram serta barang bukti lainnya berupa pipet, bong, dan tiga unit sepeda motor yang digunakan untuk transaksi.

Dalam penangkapan tersebut, empat orang yang merupakan pekerja swasta tertangkap tangan sedang menggelar pesta narkoba. Selain itu, salah satu mahasiswa yang ikut ditangkap berusaha mengelabui petugas dengan menyimpan barang haram tersebut beserta alat isapnya di dalam sebuah peci.

Barang haram itu didapat dari satu sumber (orang, red) yang sama di Palangka Raya. Sabu dibeli dengan cara patungan,” ungkapnya. [irm]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00