Enseval Siap Lakukan Pendampingan Untuk Perizinan

Baru 96 Toko Obat Berizin

Ragam  SELASA, 02 JULI 2019 , 17:10:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Enseval Siap Lakukan Pendampingan Untuk Perizinan

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Pendampingan berkala menjadi hal penting yang harus dilakukan pihak distrubusi ke pelanggan, agar dapat memastikan mutu obat selama proses distribusi penyaluran sesuai dengan persyaratan dan tujuan penggunaannya.

Untuk itu, Enseval sebagai salah satu anak usaha Kalbe yang bergerak di bidang distribusi, senantiasa menerapkan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) untuk menjamin kualitas dan keamanan yang didistribusikan, termasuk pendampingan terhadap proses perizinan.

Area Business Manager Enseval Kota Palembang, Tri Aji Baskoro menyampaikan, tidak hanya sekedar melakukan distribusi, enseval juga siap menjadi pendamping untuk mendorong pelaku usaha, baik toko obat maupun apotik untuk memiliki perizinan.

Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 26 Tahun 2018 tentang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik sektir kesehatan.

"Secara teknis, kami dari enseval siap membantu memfasilitasi tenaga kefarmasian, untuk memastikan pelanggan telag memiliki standar operasional prosedur (SOP) pada setiap fungsi yang telah dijalankan dengan baik," sampainya disela-sela acara Media Brief Enseval Berikan Pendampingan Perijinan Outlet, Selasa (2/7/19).

Tidak hanya itu, Enseval juga terua aktif memberikan bimbingan teknis kepada pelanggan dengan kategori PBF untuk menerapkan CDOB berupa sosialisasi CDOB, training penerapan CDOB, pendampingan dalam proses pengurusan sertifikat CDOB.

Selain kepada PBF, Enseval juga melakukan pelatihan tentang cara penyimpanan obat yang benar di beberapa rumah sakit yang menjadi pelanggannya, kata Tri Aji Baskoro Area Business Manager Enseval Kota Palembang.

"Sedangkan bagi pelanggan yang dikategorikan sebagai apotik dan toko obat menjual obat, Enseval mendorong agar para pelanggan tersebut memiliki perizinan yang sesuai dengan bidang usahanya, dengan mengacu kepada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 26 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sektor Kesehatan," ulasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Palembang, Sri Yulia Ningsih, SKM, M.Kes menyampaikan, pihaknya terus melakukan pembinaan terhadap toko obat.

Dimana, saat ini ada sebanyak 96 toko obat yang ada di kota Palembang yang baru memiliki izin, angka ini terus meningkat jika dibandingkan tahun lalu, yakni sebanyak 94 toko obat berizin

"Daru data kami, untuk jumlah toko obat yang tak berizin du kota Palembang hanya sekitar 5%. Rata-rata ya mereka ini ada daerah ujung karena jauh alasanya dan lain sebagainya," tuturnya.

Sri menjelaskan kategori toko obat itu ia menjual obat berlabel biru dan hijau dan tidak menjual obat keras atau berlabel merah. Kalau apotek dilengkapi dengan obat keras dan resep dokter.

"Dinkes dalam hal ini hanya melakukan pembinaan saja di toko obat ini. Kalau pengawasan dan penindakan kembali ke BPOM. Kalau ada hal-hal yang mencurigakan kita lapor ke BPOM," tegasnya.

Kedepan, pihaknya akan terus melakukan pembinaan, apalagi saat ini untuk kepengurusan perizinan juga lebih dipermudah. Dimana, semua perizinan kembali DPMPTSP ( Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu) kota Palembang yang ada di Jakabaring.

"Setelah di proses di DPMPTSP dan dinyatakan lengkap   lalu dilimpahkan ke dinas kesehatan," jelasnya.

Ditempar yang sama, Kepala Komunikasi Eksternal & Hubungan Stakeholder PT Kalbe Farma Tbk, Hari Nugroho mengatakan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui salah satu entitas anak usahanya, PT Enseval Putera Megatrading Tbk (Enseval) siap memberikan pendampingan kepada toko obat untuk mengurus perijinan.

Hal ini dilakukan agar pelanggan dapat memastikan mutu obat selama proses distribusi penyaluran sesuai dengan persyaratan dan tujuan penggunaanya sehingga masyarakat dapat merasakan  manfaat secara maksimal dari obat yang digunakan.

"Kegiatan pemberian bimbingan teknis akan dilakukan diseluruh kabupaten/kota diseluruh Indonesia yang telah dimulai di Semarang, Jember, Palembang, Makassar dan Bandar Lampung," tandasnya. [irm]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00

Wabup OKU Jadi Orang Pertama Daftar Bacabup

Wabup OKU Jadi Orang Pertama Daftar Bacabup

Daerah11 September 2019 13:36

Sepele, Pria Ini Duel Maut dengan Paman dan Tewas
Marjito-Yudi-Yoni Pimpin DPRD OKU

Marjito-Yudi-Yoni Pimpin DPRD OKU

Daerah11 September 2019 15:33

Pulang Kampung, Ketua KPK Ziarah ke Makam Orangtuanya
2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

2 Oknum Polisi Bisnis Shabu

Kriminal12 September 2019 18:33

Hari Ini Sriwijaya FC Bertekad Wajib Menang...

Hari Ini Sriwijaya FC Bertekad Wajib Menang...

Sriwijaya FC16 September 2019 11:30

Siang Ini DPR Bentuk Pansus Pemindahan Ibukota
Tak Ada Perkebunan Terbakar di Riau..

Tak Ada Perkebunan Terbakar di Riau..

Investigasi16 September 2019 10:52

Masih Kerja, Ketua KPK Lantik Sekjen-Direktur

Masih Kerja, Ketua KPK Lantik Sekjen-Direktur

Politik16 September 2019 10:29

Atlet Lampung Ikuti Kejuaraan Bulutangkis di Rusia