MK Nilai Wajar Presiden Minta Polri Sosialisasikan Program

Politik  KAMIS, 27 JUNI 2019 , 17:11:00 WIB

MK Nilai Wajar Presiden Minta Polri Sosialisasikan Program

MK/net

RMOLSumsel. Dalil tim hukum 02 yang menyebut bahwa ada dugaan ketidaknetralan aparat Polri dalam Pilpres 2019 dinyatakan tidak terbukti oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam sidang putusan sengketa Pilpres 2019 hari ini, Kamis (27/6) Hakim Konstitusi Aswanto menyatakan mahkamah telah mengkaji seluruh bukti dan keterangan saksi Prabowo-Sandi terkait tudingan soal Polri itu.

"Mahkamah tidak menemukan bukti yang meyakinkan," kata Aswanto membacakan naskah putusan sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (27/6).

Hakim Aswanto mengungkapkan, pihaknya sudah memeriksa bukti video P-111 dari kubu Prabowo-Sandi yang berisikan tentang rekaman pengerahan aparat kepolisian di Sumatera Utara. Video itu diberikan saksi bernama Rahmadsyah.

Majelis Hakim menilai arahan pimpinan kepolisian daerah itu hanya untuk menyosialisasikan program pemerintah, bukan menyukseskan paslon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Menurut MK, dalam video itu tidak ditemukan adanya ajakan memilih calon presiden dan wakil presiden nomor 01, Joko Widodo-Maruf Amin.

"Imbauan Presiden untuk menyosialisasikan program pemerintah adalah hal wajar dilakukan presiden sebagai kepala negara," demikian Aswanto[sri]

Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00