Berawal Beli Obat Nyamuk, Lalu Terjadilah...

Kriminal  SELASA, 25 JUNI 2019 , 10:27:00 WIB

Berawal Beli Obat Nyamuk, Lalu Terjadilah...
RMOLSumsel. Saat melakukan perbuatan ini, mungkin Mustofa (50) tak menyadari perbuatannya bakal berujung penjara. Warga Kampung Purwosari, Kecamatan Padangratu, Lampung Tengah ini  ditangkap polisi di rumahnya, Sabtu lalu pukul 13.00 WIB.

Oknum guru ngaji ini ditangkap karena tega mencabuli muridnya yang masih di bawah umur dengan modus meminta dipijat.

Penangkapan tersangka Mustofa alias Tofa atas laporan orang tua korban yang anaknya menjadi korban pencabulan. Tersangka sempat mau kabur ke Semarang,” kata Kapolsek Padangratu Kompol Indra Herliantho seperti dikutip dari JPNN, Selasa (25/6).

Peristiwa pencabulan, kata Indra, terjadi di rumah tersangka pada Januari 2019 sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban MA, 8, diminta membelikan obat nyamuk bakar oleh tersangka. Setelah obat nyamuk diserahkan kepada tersangka, korban diminta memijat kedua kakinya di depan teras rumah. Pijatan hingga ke pangkal paha sehingga tersangka terangsang,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Indra, tersangka mengarahkan tangan korban menuju alat kelaminnya. Korban diminta memegang (maaf) alat kelamin tersangka dan minta dimainkan. Setelah tersangka puas korban disuruh pulang,” ungkapnya.

Tidak hanya MA yang menjadi korban. Menurut Indra, informasinya banyak yang telah menjadi korban.

Sekarang baru dua orang yang melapor. Kemungkin akan bertambah. Belum semua melaporkan kasus ini. Modusnya pun sama. Bahkan informasi ada yang disodomi. Tapi masih kami telusuri lebih lanjut,” ungkapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Indra, tersangka dijerat dengan Pasal 82 Jo 76E UU RI No. 35/2014 tentang Perubahan UU RI N. 23/2003 tentang Perlindungan Anak. ”Tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara,” tegasnya.[ida]

Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00