SFC Awali Liga 2 Dengan Kemenangan

Sriwijaya FC  MINGGU, 23 JUNI 2019 , 20:36:00 WIB | LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

SFC Awali Liga 2 Dengan Kemenangan

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Sriwijaya FC mengawali kompetisi Liga 2 2019 dengan hasil meyakinkan. Menjamu Perserang Serang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (23/06/2019), Laskar Wong Kito menang 1-0.

 

Kedua tim sebenarnya mengawali pertandingan dengan tempo yang cukup lamban. Baik tuan rumah maupun tim tamu, tampak menemui kesulitan dalam membongkar pertahanan lawan di menit awal laga.

 

Tempo pertandingan baru meningkat ketika laga sudah berlangsung setengah jam. Perserang bahkan nyaris membuka keunggulan lima menit jelang turun minum.

 

Sriwijaya FC masih beruntung karena sepakan pemain depan Perserang hanya membentur tiang gawang. Nyaris kebobolan Sriwijaya FC justru mampu membuka keunggulan.

 

Berawal dari umpang silang Yericho Christiantoko, bola yang gagal disambut pemain depan Sriwijaya FC justru meluncur deras ke gawang Perserang yang dikawal Galih Firmansyah. Keunggulan 1-0 Sriwijaya FC bertahan hingga jedah.

 

Memasuki paruh kedua, Sriwijaya FC yang ingin memperlebar keunggulan memasukkan dua penyerang sekaligus, Monieaga Bagus dan Ahmad Ihwan. Masuknya kedua pemain ini membuat daya serang Sriwijaya FC kian meningkat.

 

Namun sayangnya tidak gol tambahan yang tercipta. Kemenangan 1-0 Sriwijaya FC atas Perserang bertahan hingga laga usai.

 

Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, merasa bersyukur atas tiga poin yang diraih. Baginya kemenangan ini merupakan buah kerja keras para pemain. Kendati dia akui cukup kesulitan dalam membongkar pertahanan lawan sejak awal hingga akhir laga.

 

"Lapangan juga berpengaruh karena selama ini kita lebih sering latihan di lapangan Atletik. Dari kualitas rumput hingga ukuran lapangan. Transisinya juga masih kurang. Tapi keseluruhan cukup bagus," kata Kas Hartadi.

 

Di sisi, pelatih Perserang Serang Jaya Hartono, merasa cukup puas meski timnya meraih kekalahan. Menurutnya,  secara keseluruhan Idang Novriza Ali cs cukup bagus dan mampu memberikan perlawanan terhadap tuan rumah.

 

"Di babak pertama ada beberapa kesalahan, terutama di lini belakang. Dan di babak kedua pemain tampil lebih berani dan mempunyai banyak peluang. Kita baru berkembang di parug kedua walaupun gagal memaksimalkan peluang," kata Jaya.

 

Mantan pelatih Persib Bandung itu sedikit menyoroti kinerja wasit Ridwan Pahala yang memimpin laga ini. Di mana ada satu pelanggaran di dalam kontak penalti justru tidak dianggap sebagai sebuah pelanggaran.

 

Perserang memiliki peluang emas melalui pergerakan  Erwin Butar-Butar disayap kiri. Hari Habrian yang menerima umpan dan berdiri cukup bebas berhasil dipatahkan oleh Ambrizal. Terlihat jelas ada kontak body karena Ambrizal mengambil bola dari belakang namun wasit tak menilai itu sebagai pelanggaran justru Hari Habrian tergeletak meringis kesakitan.

 

"Jawab jujur saja, kejadian di babak kedua itu penalti atau tidak?. Pemain saya sampai ditandu keluar dak bisa melanjutkan," ucapnya.

 

"Tentunya kalau begini terus keadaan liga kita kapan sepakbola kita mau maju. Apalagi laga tadi disiarkan live di TV dan ditonton banyak orang kenapa wasit tidak berani bertindak adil," pungkasnya. [irm]


Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00