RS Antonio Belum Terima Pasien BPJS, Ini Penyebabnya

Daerah  SENIN, 17 JUNI 2019 , 09:16:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

RS Antonio Belum Terima Pasien BPJS, Ini Penyebabnya

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Saat ini masyarakat pengguna BPJS Kesehatan mengeluhkan layanan RS ST Antonio Baturaja lantaran belum menerima pasien BPJS Kesehatan. Sehingga, masyarakat menduga kalau RS ST Antonio Baturaja pilih kasih menerima pasien.

Waktu masih di Kelurahan Air Gading, Antonio menerima BPJS Kesehatan. Kok sekarang tidak menerima. Ada apa ini,” ucap Redi, warga RS Sriwijaya.

Menurut Redi, dirinya lebih menginginkan perobatan di RS Antonio lantaran pelayanan RS Antonio sangat memuaskan.

Sebenarnya, setiap rumah sakit itu sama. Namun, kami merasa dihargai ketika berobat di Antonio,” timpal Redi.

Untuk itu, Redi sangat menyayangkan kalau RS Antonio belum menerima pasien BPJS Kesehatan.

Sangat berharap kalau RS Antonio dapat menerima pasien BPJS Kesehatan,” timpal Redi.

Terpisah, Direktur RS ST Antonio Baturaja, dr Marco Vidor, membenarkan kalau pihaknya belum menerima pasien yang tercover dalam BPJS Kesehatan lantaran belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Sebenarnya kita (RS ST Antonio Baturaja) sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Namun, karena kita pindah alamat, maka prosedur dan tata cara dari BPJS Kesehatan memerlukan kredensial ulang,” ungkap dr Marko.

Mengapa perlu kredensial ulang, kata dr Marko, lantaran pihaknya pindah alamat. Sementara perjanjian kerjasama antara RS ST Antonio Baturaja dan BPJS Kesehatan sangat detail.

Nah, untuk dilakukan kredensial ulang pastinya pihak RS ST Antonio Baturaja menyiapkan banyak hal. Tempat operasi baru pastinya izin operasional baru.

Hal itu sudah kami bereskan dan sudah kami lakukan ke BPJS sekitar 1 " 2 bulan terakhir,” ungkap dr Marko.

Saat ini, lanjut dr Marko, bola tersebut ada di tangan BPJS Kesehatan dan pihaknya siap untuk dilakukan kredensial ulang yang sifatnya survey lapangan. Apalagi, RS ST Antonio Baturaja, sudah terakreditasi perdana. Tahun ini, RS ST Antonio Baturaja akan melakukan akreditasi besar.

Tapi, bukan berarti selama RS ST Antonio Baturaja belum terakreditasi besar tidak dapat bekerjasama dengan BPJS Kesehatan karena RS ST Antonio Baturaja sebelumnya sudah akreditasi perdana.

Kalau dari akreditasi tidak masalah untuk kita bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” imbuh dr Marko.

dr Marko membantah jika pihaknya belum menerima pasien BPJS Kesehatan lantaran adanya tunggakan BPJS Kesehatan ke RS Antonio Baturaja.

Diakui dr Marko, memang ada tunggakan BPJS Kesehatan namun hal itu bukan dialami pihaknya saja melainkan di beberapa RS lain di OKU juga mengalami hal demikian.

Soal itu kami tidak ada masalah. Karena, kita pindah sejak Februari 2019 belum menerima pasien BPJS Kesehatan. Dan, tidak ada lagi tunggakan BPJS Kesehatan kepada kita,” tukas dr Marko.

Diakui dr Marko, pihaknya lebih ingin bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dibandingkan sekarang ini yang belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Menurut Marko, pihaknya mengira dengan pindah alamat baru langsung bekerjasama dengan BPJS Kesehatan ternyata harus kredensial ulang.

Karena, 80 " 90 persen pasien kami di tempat yang lama merupakan pasien BPJS Kesehatan. Dengan terputusnya sementara kerjasama ini otomatis menurunkan jumlah pasien ke RS Antonio. Makanya kita lebih menginginkan kerjasama dengan BPJS Kesehatan,” urai dr Marko. [irm]



Komentar Pembaca
Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 20:09:14

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah
Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00