Fasilitas Perbankan Memudahkan atau Membebani Mahasiswa

Lifestyle  MINGGU, 16 JUNI 2019 , 19:15:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

Fasilitas Perbankan Memudahkan atau Membebani Mahasiswa
RMOLSumsel. Beberapa perguruan tinggi di Indonesia mulai mengikuti langkah universitas dan akademi di Amerika Serikat (AS). Khusunya dalan urusan fasilitas perbankan di antaranya Kartu Debit atau Kartu Kredit sampai Kartu Identifikasi untuk mahasiswa. Tapi biaya penggunaan dan bunga dibebankan kepada mahasiswa.

Dikutip dari VoA Indonesia, Minggu (16/6), kartu mahasiswa biasanya digunakan untuk memasuki gedung-gedung kampus, mengakses situs online dan meminjam buku-buku perpustakaan.

Tetapi beberapa universitas telah menandatangani perjanjian keuangan dengan bank, sehingga mahasiswa bisa menghubungkan kartu mahasiswanya ke rekening perbankan swasta. Kemudahan ini memungkinkan mahasiswa membayar makanan, perlengkapan sekolah, dan biaya lainnya di kampus.

Kapesh Kapalia adalah mahasiswa internasional yang menganggap kartu kredit penting bagi mahasiswa. Karena setiap transaksi umumnya dilakukan dengan sistem baru, secara online.

"Sistem tradisional dirancang pada abad ke-20, sebelum era internet , sebelum telepon cerdas dan sosial media , kita sekarang menciptakan sistem baru," kata Kapesh.

Tetapi penelitian baru menunjukkan program kartu ini membebani mahasiswa biaya perbankan yang tinggi.

Kaitlyn Vitez, Direktur Kampanye Pendidikan Tinggi untuk Grup Riset Kepentingan Publik AS (PIRG), sebuah organisasi nirlaba yang fokus melindungi kepentingan keuangan individu, mengatakan PIRG AS telah meninjau perjanjian antara universitas dan bank selama beberapa tahun.

Pada April, PIRG menemukan mahasiswa yang memiliki kartu debit kampus membayar biaya lebih dari $24 juta. Sebagian mahasiswa membayar biaya tambahan karena menggunakan mesin ATM untuk menarik uang yang tidak termasuk dalam jaringan perbankan mereka.

Atau, mereka membayar biaya penalti untuk penarikan rekening bank yang berlebihan. Banyak mahasiswainternasional dikenai biaya karena menggunakan kartu untuk pembelian di luar AS.

"Banyak teman saya yang sudah mempunyai kartu karena sangat penting untuk melakukan transaksi di LA. Juga jika tinggal di sini untuk bekerja atau magang dan tentu memerlukan perumahan, jadi punya sejarah kredit sangat penting untuk biaya pinjaman," ujar Chen Gua, seorang mahasiswa yang tinggal di Los Angeles. [ida]



Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

KSAD Brasil Kunjungi  TNI Indonesia

KSAD Brasil Kunjungi TNI Indonesia

SABTU, 27 JULI 2019 , 11:57:00