Perbankan di Sumsel Takut Salurkan KUR

Ekonomi  JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:45:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Perbankan di Sumsel Takut Salurkan KUR
RMOLSumsel. Lembaga perbankan di Sumatera Selatan (Sumsel) belum berani melakukan ekspansi kredit, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di provinsi ini.

Hal itu terungkap saat kegiatan halal bihalal yang dilaksanakan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Sumsel hari ini, Jumat (14/6).

Kepala Perwakilan Bank Idonesia (BI) Provinsi Sumsel Yunita Resmi Sari mengatakan, sejauh ini pertumbuhan kredit korporasi 5,46%, kredit rumah tangga hanya 4,27%.

"Saat ini, saya melihat ekspansi kredit di Sumsel ini, masih relatif rendah, bahkan jauh dibawah nasional," terangnya.

Perekonomian Sumsel dilihat dari sisi pengeluarannya, yang terbesar dari kelompok rumah tangga, di mana kelompok tersebut memberikan kontribusi 60% terhadap perekonomian Sumsel.

Hal ini menunjukkan bahwa, komunitas atau masyarakat rumah tangga di Sumsel, memberikan peranan besar untuk menggerakkan perekonomian daerah ini.

Sektor ini akan lebih kencang lagi larinya, jika didukung oleh kredit rumah tangga.

"Jadi ini adalah suatu peluang. Apalagi kita lihat, bagian dari situ adalah kredit UMKM," sampainya.

Yunita juga sangat menyayangkan kinerja bank-bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), dimana saat ini penyaluran kredit tersebut baru 39,45% dari plafon.

Ini sudah ada angka alokasi dari pusat, sayang sekali jika tidak dimanfaatkan. Harusnya, ini bisa dicari tau dan dilihat permasalahannya ada dimana.

"Ketika saya di Jakarta, secara nasional perbankan banyak bilang jika UMKM ini ada 50 juta. Tapi dimana mereka, harusnya kita bisa kerjasama dengan pemerintah daerah. Karena dari dinas-dinas banyak yang mengatakan jika UMKM mereka banyak yang belum terhubung dengan bank," ulasnya.

Tidak hanya itu, Yunita menganttention agar perbankan di Sumsel tetap menjaga performance kreditnya. Meski masih masih dibawah 5%, tetapi tetap dijaga.

"Meski kita dorong kredit, tetapi tetap harus ada pencegahan. Jadi ekspansi yang penuh dengan pertimbangan dan kehati-hatian," imbuhnya.

Kepada RMOL Sumsel, Yunita mengatakan jika Sumsel masih bisa meningkatkan size ekonomi, salah satunya adalah melalui ekspansi kredit.

"Pertemuan hari ini saya berikan inspirasi bahwa, banyak sekali peluang yang dapat dibiayai kredit oleh perbankan dan itu akan nendorong pertumbuhan ekonomi di Sumsel," ulasnya. [ida]

Komentar Pembaca
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00