Anak Perusahaan BUMN Jelas Milik Negara, Biarlah MK yang Mutuskan

Politik  KAMIS, 13 JUNI 2019 , 14:59:00 WIB

Anak Perusahaan BUMN Jelas Milik Negara, Biarlah MK yang Mutuskan

Ma'ruf Amin/net

RMOLSumsel. Kuasa hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto berkeyakinan posisi Maruf Amin di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melanggar UU Pemilu sebagai peserta pilpres.

Pro dan kontra sempat mencuat mengenai posisi, BMS dan BNI Syariah yang sebatas anak perusahaan BUMN sehingga tidak menggugurkan posisi Maruf Amin. Hal itu menyusul jabatan calon presiden KH Maruf Amin sebagai Dewan Pengawas Syariah, Bank Mandiri Syariah (BMS) dan BNI Syariah dipermasalahkan Tim Kuasa Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon kemudian menukil surat edaran yang dikeluarkan Kementerian BUMN soal keterlibatan direksi dan dewan komisaris BUMN group. Dalam surat itu jelas tertera bahwa anak perusahaan BUMN juga milik negara.

"Yang ngatur anak perusahaan BUMN juga Kementerian BUMN. Jadi jelas dia milik negara," ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Rabu (12/6).

Tapi, surat itu hanya melarang direksi dan dewan direksi BUMN group mencalonkan diri sebagai calon legislatif. Sementara untuk menjadi calon presiden tidak dilarang.

"Disurat itu diatur tidak boleh nyaleg. Bukan nyapres. Berarti bobot capres di bawah kami caleg dong? Hehe. Biarlah MK mutuskan," pungkasnya. [yip]


Komentar Pembaca
Hermanto Wijaya Mualaf

Hermanto Wijaya Mualaf

JUM'AT, 03 MEI 2019 , 14:45:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00