Solusi Rizal Ramli Agar Maskapai Asing Tak Masuk

Politik  KAMIS, 13 JUNI 2019 , 09:59:00 WIB

Solusi Rizal Ramli  Agar Maskapai Asing Tak Masuk

Rizal Ramli/net

RMOLSumsel. Harga tiket pesawat mahal sempat terjadi di awal kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. Kala itu, jumlah penumpang pesawat bahkan mengalami penurunan drastis hingga 60 persen.

Jurus instan dengan mengundang maskapai asing sebagai solusi menekan harga tiket seperti yang dikemukakan Presiden Joko Widodo saat ini sempat muncul di kalangan pemerintahan waktu itu.

Tapi ekonom senior DR Rizal Ramli sebagai Menko Ekuin dengan tegas menolak solusi yang berbahaya di kemudian hari tersebut.

"Kami tidak ingin itu terjadi. Sebab, kalau itu dilakukan maskapai domestik dan pasar domestik bisa dikuasai asing. Di manapun, mau di Amerika, Jepang, Austalia, airline domestik khusus untuk dalam negeri, bukan untuk asing," tegasnya dalam sebuah wawancara di TV One, beberapa waktu lalu.

Rizal Ramli yang dikenal dengan pemikirannya yang out of the box mengeluarkan jurus jitu, yaitu dengan memberikan izin kepada enam maskapai baru lokal untuk melayani penerbangan domestik.

Alhasil, keenam maskapai itu berkompetisi dalam memberi pelayanan penerbangan. Baik itu melalui pelayanan, kenyamanan, hingga kompetisi harga.

"Sehingga biaya per km per penumpang drop 60 persen. Total penumpang  tahun 2000 dibanding dengan saat itu jadi naik tujuh kali lipat," terangnya.

"Airport kita sibuk kayak terminal bus," sambung mantan Menko Kemaritiman itu.

Kepada pemerintahan yang sekarang, pria yang akrab disapa RR itu berpesan bahwa solusi instan mendatangkan maskapai asing memang bisa dengan cepat menurunkan harga tiket pesawat.

Tapi hal ini akan berbahaya karena di kemudian hari asing akan berkuasa atas penerbangan tanah air dan harga akan kembali naik.

"Dan dalam proses manfaat ekonomis dari kegiatan airline ini, Indonesia nggak bakal dapat, padahal banyak cara yang lain," pungkasnya.[sri]






Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00