Jadi Pelajaran untuk Memaafkan

Ragam  RABU, 12 JUNI 2019 , 07:15:00 WIB

Jadi Pelajaran untuk Memaafkan
RMOLSumsel. Cukup mengejutkan. Selama ini tidak sedikit orang mengira bahwa yang dijadikan target para pembunuh bayaran adalah Denny JA, pemimpin Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Tapi dugaan itu meleset.

Kemarin Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengungkap siapa pimpinan lembaga survei yang dijadikan target oleh pembunuh bayaran pada Kerusuhan 21-22 Mei 2019. Dia adalah Yunarto Wijaya.
  

Disampaikan oleh Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary, target yang dimaksud adalah Yunarto Wijaya.

Yunarto menjadi satu dari lima tokoh yang diancam bakal dihabisi dalam aksi 21-22 mei olrh para tersangka. Tokoh lainnya adalah Wiranto, Budi Gunawan, Luhut Binsar Panjaita, dan Gories Mere.

Mendengar keterangan kepolisian, Direktur Eksekutif Charta Politika ini memberikan pernyataan melalui akun Twitternya kemarin seperti diberitakan Kantor Berita RMOL, Rabu (12/6).

"Sama seperti yang pernah saya tulis, sudah tak ada dendam lagi dari saya dan keluarga baik buat yang jadi perencana ataupun eksekutor," katanya.

Menurutnya, rencana pembunuhan yang diungkap Polri ini justru menjadi pelajaran tersendiri baginya untuk memaafkan.

"Dari situasi-situasi seperti ini saya belajar tentang apa itu kasih, termasuk ketika bisa maafkan yang memusuhi kita. Ayo terus mencintai Indonesia," tandasnya.

Dalam pengakuan salah satu tersangka berinisial IR, rencana eksekusi tersebut sempat dibicarakan para pelaku bersama dengan Kivlan Zen di area Masjid Pondok Indah. IR ditunjukan oleh Kivlan foto dan alamat Yunarto.

"Pak Kivlan keluarkan HP dan menunjukkan alamat serta foto Pak Yunarto. Pak Kivlan berkata pada saya, 'Coba kamu cek alamat ini, nanti kamu foto dan videokan'," tutur IR.[ida]

Komentar Pembaca
Hermanto Wijaya Mualaf

Hermanto Wijaya Mualaf

JUM'AT, 03 MEI 2019 , 14:45:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00