Bupati Lantik, 26 Kades Persiapan di PALI

Daerah  SELASA, 11 JUNI 2019 , 17:48:00 WIB | LAPORAN: ARI WIBOWO

Bupati Lantik, 26 Kades Persiapan di PALI

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Sebanyak 26 Kepala Desa (Kades) persiapan yang ada di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali dikukuhkan bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM pada Selasa (11/6/2019) di aula Sekretariat Daerah (Setda) bilangan jalan Merdeka KM 10 kelurahan Handayani Mulia kecamatan Talang ubi.

Selepas diambil sumpahnya, 26 Kades persiapan diemban menjalankan tugas roda pemerintahan desa dan sekaligus mempersiapakan desa persiapan untuk dinilai layak sebagai desa definiti.

"Desa Persiapan ini ada yang terbentuk sejak tahun 2015 serta pada tahun 2016 dan 2017. Artinya ada desa persiapan yang telah 4 tahun menjadi desa persiapan. Namun mari kita berdoa agar bersama-sama supaya tahun depan bisa menjadi desa definitif, karena saat ini berkasnya telah di ajukan ke Gubernur," kata Heri Amalindo.

Meski masih desa persiapan, Bupati menekankan agar kepala desa tetap berbuat demi masyarakat. "Kepala desa merupakan ujung tombak pemerintahan, jadi bagusnya kabupaten tergantung pada para Kadesnya. Untuk itu jalankan amanah yang diucapkan dalam sumpah, yakni siap mengabdi untuk bangsa dan kesejahteraan rakyat," katanya.

Ditempat yang sama, Kades persiapan Tempirai Barat, Dedi Handayani, menjelaskan bahwa semua persyaratan dan hal yang menjadi penilaian sudah dipersiapkan sejak jauh hari.

"Kalau persiapan kita sudah dari awal, dari tahun sebelumnya persiapan kita sudah matang. Kita semua (desa perisiapan) siap untuk dilakukan evaluasi, penilaian untuk dijadi desa definitif, artinya kita memang benar-benar sudah siap," jelas Dedi Handayani Kades persiapan Tempirai Barat, yang juga sebagai ketua Forum Pemerintah Desa Persiapan (FPDP), Selasa (11/6/2019)

Sedangkan, lanjut Dedi, untuk kelangsungan yang diminta pemerintah sebagai syarat dan membantu perkembangan kemajuan desa kita, persiapanpun sudah dilakukan dari awal desa persiapan dibentuk.

"Perkembangan desa sebagai syarat utama, seperti SDM, keamanan dan infrastruktur yang memadai dan pelayanan terhadap masyarakat telah disiapkan sejak awal dibentuknya desa persiapan," imbuhnya

Sementara, jika dalam penilaian nanti akan ada sejumlah desa persiapan yang dikembalikan ke desa induk, pihaknya melalui FPDP akan memperjuangkan agar ke-26 desa persiapan ini dapat menjadi desa definitif bersama-sama

"Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, artinya kita siap memperjuangkan jika ada desa yang dianggap tidak layak. Karena, menurut kami ke-26 desa persiapan ini memang benar-benar layak untuk di definitifkan, sekarang tinggal hanya menunggu waktunya saja." pungkasnya

Sementara itu, A Gani Akhmad, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten PALI membenarkan bahwa berkas 26 desa persiapan sudah diajukan ke Gubernur.

"Dalam satu tahun kedepan, 26 desa persiapan bakal dievaluasi. Dimana dalam 6 bulan sekali, kepala desa harus melaporkan kondisi desanya, seperti pertumbuhan penduduk, pertumbuhan ekonomi serta yang lainnya," ungkap A Gani.

Dalam masa evaluasi, diakui A Gani bahwa desa persiapan belum menerima Dana Desa (ADD) tetapi mendapat bantuan dari Kabupaten melalui Alokasi Dana Desa (ADD) serta tahun 2019 ini bakal mendapat bantuan juga dari Pemprov sebesar Rp 50 juta.

"Tetapi bantuan dari provinsi sampai saat ini belum juga belum disalurkan," tutupnya. [irm]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00