Di Kala Syawalan

Budaya  SENIN, 10 JUNI 2019 , 09:45:00 WIB

Di Kala Syawalan
SETELAH menjalankan ibadah di bulan yang dirindukan, gema takbir berkumandang

Hari perayaan berbarakah pun tiba, ampunan dan kasih sayang Nya tercurah,

Aku, engkau dan kita semua kembali bagai penciptaan kesuciaan awal, asal kejadian manusia tanpa beban kesalahan

Ramadhan berlalu, pergi meninggalkan,rasa hening, perasaan gemuruh,  tetes air mata berpisah dan dalam tanya ku masih ada dan mampu ketemukah pada  ramadhan yang akan datang?

Wahai..hamba-hamba terpilih yang jadi pemenang melawan diri sendiri, melawan hawa nafsu, hapuslah kekhilafan, kesalahan, saling bermaaf maafan seraya mendoakan agar memantul jadi syiar dan wujud iman taqwa

Di hari ini rayakan dengan syukur khidmat, tak boleh dengan wujud perbuatan yang berlebih-lebihan, apalagi sampai abai dengan kewajiban agar diri tak terjerumus pada hal yang dilarang
maka perbanyaklah amal sholeh, ikhlas, saling mengingatkan, terus mendoakan agar mewarnai alam semesta yang diridhoi. [rmol]

Azmi Syahputra


Komentar Pembaca
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Hermanto Wijaya Mualaf

Hermanto Wijaya Mualaf

JUM'AT, 03 MEI 2019 , 14:45:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00