Sengaja Keluar Konteks, Putin Tegaskan Bela Huawei

Politik  MINGGU, 09 JUNI 2019 , 14:46:00 WIB

Sengaja Keluar Konteks, Putin Tegaskan Bela Huawei
RMOLSumsel. Apa yang dilakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat terhadap raksasa telekomunikasi Huawei dinilai keterlaluan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Hal itu dikemukakan Putin saat membuka Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) di akhir pekan ini.

''Saya prihatin atas situasi perusahaan itu. Mereka tidak hanya ditindas, tapi juga dihilangkan,'' katanya dikutip dari JPNN, Minggu (9/6).

Pesan Putin sedikit keluar dari konteks. Namun, semua itu dilakukan demi tamu kehormatannya, Presiden Tiongkok Xi Jinping, dalam hari terakhir kunjungan kenegaraannya. Tampaknya, pria 66 tahun itu ingin segera mempererat hubungan kedua negara.

Tiongkok dan Rusia memiliki musuh yang sama saat ini. Yakni, Amerika Serikat (AS). Rusia sudah punya gesekan dengan AS setelah pendudukan Semenanjung Krimea yang dulu merupakan milik Ukraina. Sementara itu, Tiongkok sedang melakukan perang dagang dengan Presiden AS Donald Trump sejak tahun lalu.

Pada 2018, volume perdagangan mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan nilai USD 107 miliar (Rp 1.525 triliun). Pada kunjungan kali ini, mereka juga menandatangani perjanjian ekonomi senilai lebih dari USD 20 miliar (Rp 284 triliun).

''Romansa dua kepala negara ini terjadi karena pertikaian Xi dan Trump. Mungkin kerja sama militer mereka juga akan lebih erat,'' ujar Shi Yinhong, profesor di Renmin University of China, kepada South China Morning Post.

Di mata Xi, Putin merupakan sosok kebalikan Trump. Saat Trump melarang Huawei di negaranya, Putin justru menyambutnya dengan gembira. Ketika Trump membuat pasokan barang ke Tiongkok tersendat, Putin siap membantu.

Cherkizovo Group, produsen komoditas daging terbesar di Rusia, menyatakan sanggup menggantikan pasokan daging dan kedelai dari AS. Pasokan agrikultur AS saat ini tersendat setelah Tiongkok terpaksa menerapkan tarif untuk membalas kebijakan Trump. ''Kami siap memulai kerja sama jangka panjang dengan Tiongkok,'' ujar Sergey Mikhailov, CEO Cherkizovo. [ida]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Presiden RI-Wakil Presiden RI

Presiden RI-Wakil Presiden RI

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:37:00

Mahasiswa Demo, Sejumlah Akses Jalan Palembang Macet Parah