Duel Pelatih, Berebut Trofi Pertama

Olahraga  SABTU, 01 JUNI 2019 , 22:59:00 WIB | LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

Duel Pelatih, Berebut Trofi Pertama
 RMOLSumsel. Final Liga Champions antara Tottenham Hotspur vs Liverpool di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6) mulai pukul 02.00 WIB pagi nanti. Pertandingan sesama klub Inggris ini menjadi partai puncak dari akhir turnamen bergengsi di dataran eropa.

Wajar jika kedua pelatih baik Klopp dan Pochettino sangat getol menginginkan trofi berkuping besar ini. Apalagi trofi Liga Champions menjadi trofi terakhir dimusim ini yang memang menjadi rebutan klub manapun. Klopp dan Pochettino belum mempersembahkan trofi untuk klubnya masing-masing. Prestasi terbaik Klopp mengantarkan Liverpool menjadi runner-up Liga Europa dan Piala Liga Inggris 2015/2016.

Selain itu, Klopp mengantarkan Liverpool menempati posisi kedua di Liga Champions musim lalu. Bagi Klopp, ini merupakan final ketiganya. Selain di Liverpool, dia juga membawa Borussia Dortmund finis kedua di Liga Champions 2012/2013.

Oleh karena itu, pertandingan final Liga Champions kali ini akan menjadi kesempatan Klopp untuk menjawab rasa penasaran untuk mengangkat Si Kuping Besar.

"Saya berharap angka tiga menjadi angka keberuntungan,” kata Klopp berharap seperti ditulis Liverpool Echo awal pekan ini.

Angka tiga bukan hanya menandai jumlah final kompetisi Eropa Klopp bersama Liverpool. Melainkan juga jumlah final Liga Champions. Selain final 2018, saat masih bersama Borussia Dortmund, Klopp juga merasakan kepedihan ketika takluk 1-2 oleh Bayern Muenchen di Wembley pada final 2013.

Saya belajar banyak ketika memulai karier (melatih) di Mainz 05. Kekalahan yang menyakitkan akan membuatmu kembali dan menjadi semakin kuat,” tutur Klopp dalam wawancara dengan UEFA.

Bagi Tottenham, final Liga Champions menjadi salah satu pertandingan terpenting dalam sejarah klub. Klub London Utara tersebut baru sekali mencicipi final turnamen antarklub paling bergengsi di Eropa itu. Kini, Spurs ingin menggenapinya dengan mengukir sejarah untuk kali pertama memenangi trofi Si Telinga Besar.

"Rasanya sulit dipercaya. Saya ingin berterima kasih kepada kalian (fans) atas seluruh dukungan dalam perjalanan ini," kata Pochettino, seperti dilansir Football London, Sabtu (1/6/2019).

"Ini pengalaman menakjubkan. Sekarang tentang menikmatinya. Sangat sulit menembus final, tapi sekarang mari menulis sejarah. Saya berharap semuanya bersama mengukir sejarah indah dan akan diingat selamanya," pungkasnya. [yip]



Komentar Pembaca
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Hermanto Wijaya Mualaf

Hermanto Wijaya Mualaf

JUM'AT, 03 MEI 2019 , 14:45:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00