Huawei dan iPhone Kena Imbas Perang Dagang

Politik  SABTU, 25 MEI 2019 , 11:30:00 WIB

Huawei dan iPhone Kena Imbas Perang Dagang
RMOLSumsel. Raksasa teknologi asal China, Huawei telah secara resmi masuk daftar hitam di bursa perdagangan Amerika Serikat (AS).
 
Dampaknya, Huawei tidak diperkenankan memperoleh komponen dan suku cadang teknologi dari perusahaan Paman Sam tanpa adanya persetujuan dari pemerintah AS.

Bencana yang menimpa Huawei akibat sanksi tersebut belum usai. Pasalnya, Google kini juga memangkas beberapa pembaruan sistem operasi Android pada pembuatan ponsel Huawei.

Artinya, ponsel pintar terbaru buatan Huawei nantinya akan kehilangan akses ke toko aplikasi Google (Playstore), berikut seluruh perangkat lunak Google seperti Gmail, YouTube, dan lainnya.

Langkah strategis AS untuk mengekang laju bisnis Huawei pun direspons oleh warga China. Telepon pintar besutan raksasa teknologi asal AS Apple, iPhone pun menjadi sasaran amarah warga China.

Seperti laporan yang dirilis oleh laman South China Morning Post, Jumat (24/5) ini. Dalam laporan tersebut, pengguna ponsel pintar di China kini beralih dari iPhone ke Huawei sebagai bentuk kemarahan mereka kepada AS.

Dalam laporan itu disebutkan, seorang manajer perusahaan besar di China memutuskan beralih dari iPhone 7 ke Huawei P30. Menurutnya, keputusan itu sebagai langkah menujukkan dukungan untuk Huawei di tengah situasi sulit seperti ini.

Hal yang sama juga dilakukan oleh seorang pegawai di perusahaan komunikasi milik negara. Ia memiliki laptop Apple pun beralih ke laptop keluaran Huawei.

"Memalukan tetap menggunakan iPhone ketika semua eksekutif perusahaan di China kini beralih ke perangkat Huawei," sebutnya dalam laporan itu, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (25/5).

"Memalukan menyimpan iPhone di saku Anda pada hari-hari ini," imbuhnya.

Saat ini, Apple memang mengalami penurunan penjualan drastis di pasar China. Penjualan Apple kini tergerus oleh laju penjualan Samsung dan Huawei. Sedangkan di pasar dunia, Apple yang dulunya menduduki peringkat kedua setelah Samsung juga harus puas digeser oleh Huawei.

Bahkan di China, banyak pihak yang menyerukan boikot semua produk Apple, termasuk iPhone, sejak awal Amerika Serikat menabuh genderang perang dagang dengan China.[sri]

Komentar Pembaca
Hermanto Wijaya Mualaf

Hermanto Wijaya Mualaf

JUM'AT, 03 MEI 2019 , 14:45:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00