Prabowo-Sandi Gandeng 2 Pakar Hukum Ternama

Hukum  KAMIS, 23 MEI 2019 , 16:41:00 WIB

Prabowo-Sandi Gandeng 2 Pakar Hukum Ternama
RMOLSumsel.  Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan pihaknya telah merekrut dua pakar hukum kenamaan untuk berperkara di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kedua pakar hukum dimaksud adalah Rikrik Rizkian dan Bambang Widjojanto. Mereka akan memperkuat tim hukum BPN, yang telah diawaki antara lain oleh Denny Indrayana dan Irman Putra Sidin.

Dikemukakan Andre, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak MK terkait batas waktu maksimal pengajuan gugatan sengketa Pilpres 2019.  MK menyebut gugatan sengketa Pilpres 2019 bisa didaftarkan paling lambat, Jumat (24/5).

"Tim BPN sudah berkoordinasi ke MK, batas waktu sampai Jumat," kata Andre seperti diberitakan JPNN, Kamis (23/5).

Atas informasi dari MK, BPN akan mengajukan gugatan sengketa Pilpres 2019 jelang waktu pendaftaran berakhir.

"Intinya, menurut informasi dari tim pengacara, tadi jam 10 saya telepon, bilang besok baru akan kami daftarkan ke MK," ungkap dia.

Sementara itu, Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut dua pakar hukum tata negara bergabung dalam tim pengacara Prabowo-Sandiaga, untuk bersengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kedua pakar yang tergabung yakni Denny Indrayana dan Irman Putra Sidin.

Selain itu, kata Dahnil, turut bergabung dua sosok dari Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta era Anies Baswedan, ke dalam kelompok pengacara Prabowo-Sandiaga. Keduanya yakni Rikrik Rizkian dan Bambang Widjojanto.

Tim hukumnya ada Prof Denny Indrayana, ada juga Irman Putra Sidin," kata kata Dahnil ditemui di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (22/5). [ida]

Komentar Pembaca
Hermanto Wijaya Mualaf

Hermanto Wijaya Mualaf

JUM'AT, 03 MEI 2019 , 14:45:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00