Gerindra: Aksi 22 Mei Sulit Dilarang

Politik  SENIN, 20 MEI 2019 , 18:40:00 WIB

Gerindra: Aksi 22 Mei Sulit Dilarang
RMOLSumsel.  Bukan Partai Gerindra yang akan aksi pada 22 Mei melainkan rakyat yang turun ke jalanan menyuarakan ekspresi kecewa terhadap penyelenggaraaan dan hasil Pemilu 2019.

Pada hari itu rakyat akan berunjuk rasa di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pemerintah tidak bisa melarang-larang.

"Gini, itu kan rakyat boleh saja mau ikut mendengar kan boleh. Saya kira sulitlah rakyat dilarang," kata Ketua DPD Gerindra Jakarta, M. Taufik di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (20/5).

Walau begitu, Taufik membantah aksi 22 Mei yang dikenal sebagai gerakan People Power itu dikoordinir Gerindra.

"Nggak ada Gerindra mengakomodir, ini rakyat kok, kita enggak mengkordinir apa-apa. Rakyat saja sudah, rakyat juga merasa tidak nyaman melihat pemilihan umum yang curang ini," tegasnya.

Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI memastikan diri hadir dalam aksi massa 22 Mei nanti.

"InsyaAllah saya lihat dari dekat (datang ke Bawaslu)," tuntasnya.[sri]
















Komentar Pembaca
Hermanto Wijaya Mualaf

Hermanto Wijaya Mualaf

JUM'AT, 03 MEI 2019 , 14:45:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00