Kenapa Akademisi Dilarang Bicara Ilmunya ?

Ragam  KAMIS, 16 MEI 2019 , 20:45:00 WIB

Kenapa Akademisi Dilarang Bicara Ilmunya ?

NET

RMOLSumsel. Langkah Polda Metro Jaya memanggil dokter Roboah Khairani Hasibuan alias dr. Ani Hasibuan, Jumat (16/5) sangat disesalkan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah.

Fahri mengatakan, ketimbang memeriksa dokter Ani, lebih baik meminta keterangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Politikus asal Nusa Tenggara Barat itu juga mempertanyakan kepada Presiden Jokowi, kenapa akademisi dilarang berbicara terkait ilmu pengetahuannya. Sebab, dia memastikan bahwa apa yang diungkapkan Ani dalam mengomentari persoalan meninggalnya ratusan petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), tidak perlu dipersoalkan.

@DivHumas_Polri daripada memeriksa dokter ahli saraf Ani Hasibuan dengan tuduhan ujaran kebencian, mendingan periksa IDI yang sdh bikin pernyataan ini. Halo pak @jokowi kenapa akademisi dilarang bicara ilmunya? Itu bukan kebencian tauk! Ampun deh.!!,” ungkap Fahri dalam akun Twitter-nya, @fahrihamzah, Kamis (16/5).

Mantan wasekjen PKS itu khawatir nanti semua orang yang bicara sesuai disiplin ilmunya, bisa kena delik ujaran kebencian. Kalau dokter gak boleh analisa kematian, maka nanti arsitek gak boleh bicara bangunan, ulama gak boleh ngomong agama, politisi gak boleh bicara politik, lawyer gak boleh bicara hukum, ekonom gak boleh bicara ekonomi karena SEMUA KENA DELIK UJARAN KEBENCIAN. Cc: @KomnasHAM,” ujar Fahri.

Seperti ramai diberitakan, Ani dipanggil penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, terkait kasus dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan atau menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong sebagaimana konten yang terdapat di portal berita tamsh-news.com pada Minggu 12 Mei 2019. [irm]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00