Pimpinan Dituding dan Dijatuhkan, Warga Membela

Sosial  KAMIS, 16 MEI 2019 , 18:53:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Pimpinan Dituding dan Dijatuhkan, Warga Membela

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Permintaan untuk tidak memperpanjang jabatan Ketua RT03 Kelurahan Muara Dua Kota Prabumulih oleh puluhan RT/RW kepada Lurah Muara Dua, Muslim membuat warga RT 03 bingung.

"Kami jadi bingung, RT kami yang pakai, kami yang jadi warganya. Kok ada RT lain yang nuntut RT kami diganti. Yang tau bagus tidaknya RT itu ya warganya, bukan RT lain," ujar salah satu warga berinisial RD, Kamis (16/5).

RD mengaku upaya untuk tidak memperpanjang jabatan Ketua RT 03 oleh puluhan RT/RW lain tersebut menjadi tanda besar bagi warga setempat. Terlebih, selama ini Jauhari memiliki kinerja bagus di lingkungannya serta tidak memiliki masalah apapun.

"Sehingga kita bingung. Mereka menciptakan isu ini buat apa? Kami yang lebih tahu baik buruknya RT kami, bukan ketua RT lain," ungkap RD.

Setelah diusut, kata RD ternyata RT 03 dituduh ikut berpolitik dengan beredarnya surat bahwa Ketua 03 menjadi koordinator dalam Pilkada tahun lalu. "Tidak benar itu. Kalau tidak benar artinya pencemaran nama baik," bebernya.

RD menegaskan apabila dikemudian hari disposisi Walikota Prabumulih yang telah diperoleh RT 03 dicabut dan jabatan Ketua RT 03 tidak diperpanjang, warga RT 03 akan mengambil tindakan.

"Tanda tangan pak Walikota itu yang tertinggi, Lurah harus pertimbangkan itu. Kalau nanti ternyata ada perubahan dan RT kami diganti. Kami akan gelar petisi dan mengumpulkan tanda tangan warga sebagai bentuk dukungan kami ke pak Jauhari," terangnya.

Sementara, Ketua RT 03 Jauhari saat dibincangi merasa difitnah dengan adanya tuduhan tersebut. Ia tidak mengetahui dan tidak pernah menjadi koordinator dalam pilkada tahun lalu seperti yang dituduhkan para Ketua RT/RW tersebut.

"Saya juga telpon nama yang ada dalam koordinator itu. Dan dia terkejut karena merasa tidak ikut dan juga waktu pemilihan itu saya bertugas sebagai Wakil Ketua di TPS 2 sementara di surat itu TPS 4 jadi sangat tidak benar," tuturnya.

Jauhari mengaku seperti dijadikan bola mainan lantaran ada upaya untuk menjatuhkan dirinya dengan melakukan pencemaran nama baik oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Waktu itu katanya ada masalah diatas, setelah temui pak Wali alhamdulillah di acc. Ini katanya saya tidak rajin ikut kerja bakti, padahal saya rutin hadir. Tidak taulah setelah ini apalagi," jelasnya menambahkan.[sri]




Komentar Pembaca
'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00