Warga Rusun Diedukasi dengan Vaselin Healing Project

Lifestyle  KAMIS, 16 MEI 2019 , 11:58:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

Warga Rusun Diedukasi dengan Vaselin Healing Project
RMOLSumsel. Serunya mengikuti program The Vaseline Healing Project. Yaitu pendidikan perawatan kulit,  yang dihadirkan brand produk perawatan kulit Vaseline berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Jakarta.

Kegiatan yang ketiga kalinya digelar di Indonesia ini kemarin diselenggarakan di Rumah Susun Waduk Pluit Muara Baru, Jakarta. Tujuannya menyebarluaskan edukasi tentang kesehatan kulit serta membantu memperbaiki kondisi kulit 250 warga yang tinggal di wilayah Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Mahnessa Siregar , Brand Manager Vaseline menuturkan kulit sehat dapat dimiliki semua orang tanpa terkecuali, Vaseline terus membangun kesadaran masyarakat dunia untuk lebih peduli kepada kesehatan kulit mereka.

Di saat yang sama, mereka juga menyadari bagi mereka yang tinggal di daerah-daerah yang mengalami bencana, krisis, maupun kemiskinan, gangguan kulit yang paling sederhana dan sebenarnya dapat dicegah, telah memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup mereka.”

Oleh karena itu, sejak 2015 Vaseline menggelar program ‘Vaseline Healing Project’ sebagai bukti nyata dari misi global Vaseline untuk memperbaiki kulit dan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan di seluruh dunia," katanya

Hingga kini, program ini telah digelar di 41 negara dan membantu 3,2 juta orang,” lanjut Mahnessa.

Di setiap misi yang dilakukan di bawah program The Vaseline Healing Project”, salah satu produk legendaris dari Vaseline, yaitu Vaseline Repairing Jelly telah terbukti sangat berguna untuk memperbaiki kondisi kulit masyarakat yang berada di wilayah sasaran.

Setelah tahun lalu sukses membantu memperbaiki kulit dan kualitas hidup lebih dari 300 warga di wilayah Bangkalan, Madura dan Gunung Sinabung, tahun ini The Vaseline Healing Project” kembali diselenggarakan di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Wilayah ini terpilih karena masih tingginya jumlah penderita gangguan kulit; salah satunya disebabkan oleh bencana banjir rob atau banjir akibat naiknya gelombang pasang yang masih kerap mereka alami. [ida]

Komentar Pembaca
Hermanto Wijaya Mualaf

Hermanto Wijaya Mualaf

JUM'AT, 03 MEI 2019 , 14:45:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00