Pakar: BPN, Bawa Bukti Kecurangan ke MK!

Hukum  KAMIS, 16 MEI 2019 , 08:15:00 WIB

Pakar: BPN, Bawa Bukti Kecurangan ke MK!
RMOLSumsel. Berbagai tuduhan kecurangan dalam penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) tidak mengejutkan atau membuat orang heran. Termasuk Pemilu Serentak 2019.

Menurut pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, kecurangan merupakan masalah yang menghantui setiap pesta demokrasi sejak era Reformasi.

"Pemilu curang? Heran? saya tidak. Itulah problem akut Pemilu era Reformasi sejak 1999. Pelakunya, (bisa jadi) semua kontestan," tulis pria kelahiran Palembang ini di Twitter kemarin seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/5).

Refly menambahkan, kecurangan dalam Pemilu bisa bersifat kualitatif yang terkait langsung dengan proses, ataupun kuantitatif yang terkait langsung dengan perolehan suara. Maka dari itu, pihak yang merasa dicurangi menurutnya harus bisa membuktikan.

"Persoalannya, banyak pihak mengaku dicurangi. Tapi ketika disuruh menunjukkan bukti, kewalahan. Atau buktinya tidak signifikan mengubah hasil Pemilu," lanjutnya.

Diketahui sebelumnya, Paslon 02 Prabowo-Sandi menjadi pihak yang gencar merasa dicurangi dalam proses Pilpres 2019. Bahkan, kubu ini menggelar Simposium untuk mengungkap fakta-fakta kecurangan dalam Pemilu 2019.


Menanggapi hal tersebut, Refly berharap Prabowo dan Sandi berkenan membawa data kecurangan yang dimiliki ke Mahkamah Konstitusi. Langkah tersebut, katanya, sesuai dengan ketentuan konstitusi yang berlaku.

"Saya berharap BPN (Prabowo-Sandi) mau membawa data kecurangan itu ke MK, sehingga jadi tahu apakah memang signifikan mengubah hasil pemilu. Kita pun bisa ikut menilainya," pungkas Refly. [ida]

Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00